Indonesia membukukan ekspor dengan Guinea ekuator sebesar US$ 6,49 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut turun drastis 28,36% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 9,06 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Guinea ekuator, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 2,77 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 9,06 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Guinea ekuator, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,01 ribu produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Guinea ekuator. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya. Dalam klasifikasi tradmap, Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya masuk kategori produk HS dengan kode 15. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan Lemak yang dapat dimakan dan satwa ..
Pada 2020, Indonesia tercatat mengekspor senilai US$ 4.761 ribu. Nilai ekspor Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya;Lemak yang dapat dimakan;satwa .. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 7.545 ribu.
- Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan.. Nilai ekspor dari Guinea ekuator pada 2020 tercatat US$ 824 ribu. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 828 ribu.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Di urutan berikutnya Masuk dalam kode HS 85, Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Perekam dan reproduksi suara, televisi.. Indonesia mengekspor senilai US$ 542 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya ke 158 negara. Ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya ke negara ini berada di urutan 103. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya adalah Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Hong Kong, Cina dan Thailand.
- Kertas dan kertas kertas
Selain itu Masuk dalam kode HS 48, Kertas dan kertas kertas merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 105 ribu. Ekspor Kertas dan kertas kertas ke Guinea ekuator tercatat berada di urutan 122. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Kertas dan kertas kertas dengan tujuan ke Cina, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam dan Malaysia. Indonesia juga tercatat mengekspor produk ini ke 157 negara. .
- Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya
Ekspor produk lainnya adalah Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya senilai US$ 96 ribu. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 187 ribu. Selain Guinea ekuator, Indonesia juga mengandalkan ekspor Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya ke Amerika Serikat, Jepang, Arab Saudi, Thailand dan Belanda. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke 96 negara lainnya.