- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Jumlah perceraian di Jawa Timur tercatat 32,85 ribu kasus data per 2024. Angka ini berkurang dibanding 2023 dan lebih rendah dibanding Desember 2022. Adapun pertumbuhan selama lima tahun terakhir, tercatat cukup tinggi di angka 9,41%.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Pengadaan Air Pengelolaan Sampah Limbah dan Daur Ulang Periode 2013-2025)
Secara historis, turunnya jumlah perceraian tahun ini mencatatkan pertumbuhan angka lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun rekam jejak tujuh tahun terakhir, Provinsi ini pernah mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 59,47% yang terjadi pada tahun 2021. Sedangkan pertumbuhan terendahnya pernah terjadi pada 2020 di angka -41.53%.
(Baca: Harga Daging Ayam Ras Segar di Pasar Tradisional Periode Maret 2025-2026)
Dibandingkan dengan 34 provinsi lainnya, data terbaru yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2024 menempatkan provinsi Jawa Timur di urutan tiga nasional.
Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah perceraian dari urutan yang terbesar secara nasional pada 2024 yakni :
- Indonesia 100,2 ribu kasus
- Jawa Barat 33,26 ribu kasus
- Jawa Timur 32,85 ribu kasus
- Jawa Tengah 21,83 ribu kasus
- Banten 2.535 kasus
- Lampung 2.168 kasus
- DKI Jakarta 1.881 kasus
- Sumatera Selatan 778 kasus
- DI Yogyakarta 637 kasus
- Kalimantan Timur 487 kasus