Harga Makanan Turun, Jakarta Alami Deflasi Bulanan pada Oktober 2022

Ekonomi & Makro
1
Cindy Mutia Annur 03/11/2022 14:30 WIB
Laju Inflasi/Deflasi Bulanan DKI Jakarta (Oktober 2021-Oktober 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan DKI Jakarta mengalami deflasi bulanan 0,05% (month-on-month/mom) pada Oktober 2022.

Menurut BPS, deflasi ini terjadi karena adanya penurunan harga di beberapa kelompok pengeluaran. Deflasi bulanan paling besar terjadi di kelompok bahan makanan 0,90% (mom), terutama dipicu turunnya harga telur ayam ras, cabai merah, dan minyak goreng.

Deflasi bulanan juga terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,60% (mom); informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,17% (mom); serta pakaian dan alas kaki 0,05% (mom).

Di sisi lain, ada sembilan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi bulanan, yaitu energi 0,50% (mom); perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,24% (mom); pendidikan 0,21% (mom); serta penyediaan makanan dan minuman 0,17% (mom).

Kemudian kelompok pengeluaran kesehatan mengalami inflasi 0,13% (mom); perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,12% (mom); perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,12% (mom); transportasi 0,05% (mom); serta rekreasi, olahraga, dan budaya 0,02% (mom).

(Baca: 10 Kota/Kabupaten dengan Inflasi Tertinggi pada Oktober 2022)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.