Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,76 juta kasus pada Rabu, 02 November 2022. Amerika mencatatkan jumlah kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 1,73 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah kasus Omicron sebanyak 1,88 juta jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 0,34 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 25.299 Kasus (Rabu, 02 November 2022))
Menyusul Inggris dengan pertumbuhan jumlah kasus Omicron secara mingguan mencapai 0,31 persen. Sedangkan untuk data harian angka jumlah kasus Omicron di negara ini naik 0,05 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 1,33 juta jiwa.
Selanjutnya, jumlah kasus Omicron di Perancis naik 2,74 persen menjadi 292,7 ribu kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Jepang dengan jumlah kasus Omicron 261,5 ribu kasus (naik 2,28%) dan jumlah kasus Omicron di Kanada naik 2,65 persen menjadi 197,58 ribu kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Persentase Orang Diperiksa per Minggu Tertinggi (Minggu, 30 Oktober 2022))
Sementara untuk jumlah kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 25.299 kasus atau naik 0,44 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.