PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Maluku tercatat Rp401.49 miliar. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp402.78 miliar data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2022 sebesar 10,65% dan untuk rata-rata enam tahun terakhir PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tumbuh dengan angka 1,89%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Sidoarjo pada 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di tanah air.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Timur tercatat dengan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya terbanyak, yaitu Rp18,84 triliun. PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Jawa Timur saat ini setara dengan 30,14% dari total seluruh provinsi.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Periode 2013-2025)
Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatatkan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya Rp17,86 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di provinsi ini naik 0,89% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya Rp4.148,77 miliar (naik 6,78%), PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Bali turun 2,86% menjadi Rp3.035,02 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Kalimantan Timur naik 3,94% menjadi Rp2.240,82 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur Rp18,84 triliun
- Jawa Tengah Rp17,86 triliun
- Jawa Barat Rp4.148,77 miliar
- Bali Rp3.035,02 miliar
- Kalimantan Timur Rp2.240,82 miliar
- Jambi Rp2.035,84 miliar
- Kalimantan Utara Rp1.648,52 miliar
- Kalimantan Selatan Rp1.277,62 miliar
- Sumatera Utara Rp1.269,95 miliar
- Sulawesi Tengah Rp1.241,92 miliar