Data per 2024, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Sulawesi Barat tercatat Rp13,01 miliar. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp12,99 miliar. Sebelumnya, Sulawesi Barat pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2022 sebesar 18,09%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Halmahera Barat Menurut Sektor pada 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di tanah air.
Jawa Timur berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya sebanyak Rp18,84 triliun. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,97% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Utara 2018 - 2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Tengah. Jumlah PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di provinsi ini dilaporkan Rp17,86 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya terlihat naik 0,89% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp17,7 triliun.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Jawa Barat naik 6,78% menjadi Rp4.148,77 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Bali turun 2,86% menjadi Rp3.035,02 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Kalimantan Timur naik 3,94% menjadi Rp2.240,82 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur Rp18,84 triliun
- Jawa Tengah Rp17,86 triliun
- Jawa Barat Rp4.148,77 miliar
- Bali Rp3.035,02 miliar
- Kalimantan Timur Rp2.240,82 miliar
- Jambi Rp2.035,84 miliar
- Kalimantan Utara Rp1.648,52 miliar
- Kalimantan Selatan Rp1.277,62 miliar
- Sumatera Utara Rp1.269,95 miliar
- Sulawesi Tengah Rp1.241,92 miliar