Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Jawa Tengah pada 2024 tercatat Rp17,86 triliun. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp17,55 triliun. Dalam delapan tahun terakhir, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan
Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Jawa Tengah pernah terjadi pada 2018 dengan pertumbuhan sebesar 14%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tumbuh dengan angka -0,54%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Tanjung Jabung Barat | 2024)
Daftar 10 Terbesar:
Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2024, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp53,59 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 85,74% dari total seluruh provinsi.
Jawa Timur mencatatkan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tertinggi dengan Rp18,84 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,97% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Periode 2013-2024)
Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatatkan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya Rp17,86 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di provinsi ini naik 0,89% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Jawa Barat naik 6,78% menjadi Rp4.148,77 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Bali turun 2,86% menjadi Rp3.035,02 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya di Kalimantan Timur naik 3,94% menjadi Rp2.240,82 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur Rp18,84 triliun
- Jawa Tengah Rp17,86 triliun
- Jawa Barat Rp4.148,77 miliar
- Bali Rp3.035,02 miliar
- Kalimantan Timur Rp2.240,82 miliar
- Jambi Rp2.035,84 miliar
- Kalimantan Utara Rp1.648,52 miliar
- Kalimantan Selatan Rp1.277,62 miliar
- Sumatera Utara Rp1.269,95 miliar
- Sulawesi Tengah Rp1.241,92 miliar