Perdagangan Indonesia-Australia Cetak Rekor pada 2021

Perdagangan
Penulis
Dzulfiqar Fathur Rahman 01/08/2022 19:40 WIB
Nilai Perdagangan Barang Indonesia-Australia (1989–2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Hubungan perdagangan antara Indonesia dan Australia melonjak pesat pada tahun lalu.

Menurut pangkalan data perdagangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Comtrade), nilai perdagangan barang antara Indonesia dan Australia mencapai US$12,64 miliar pada tahun 2021, rekor tertinggi sejak tahun 1989.

Dengan nilai perdagangan tersebut, Australia menjadi mitra dagang terbesar ke-10 bagi Indonesia pada tahun lalu, dengan kontribusi sekitar 2,95% terhadap total nilai perdagangan barang Indonesia.

Namun, pada 2021 Indonesia membukukan defisit perdagangan barang dengan Australia sebesar US$6,2 miliar. Ini menjadi defisit paling besar sejak 1989.

Sepanjang 2021 nilai ekspor barang Indonesia ke Australia tumbuh 28,62% (yoy) menjadi US$3,22 miliar. Berikut lima komoditas utama yang diekspor Indonesia ke Australia:

  1. Minyak;
  2. Perlengkapan televisi;
  3. Kayu;
  4. Pupuk; dan
  5. Besi atau baja.

Di sisi lain, nilai impor Indonesia dari negara tersebut tumbuh 102,83% (yoy) ke US$ 9,42 miliar pada tahun 2021. Berikut lima komoditas utama yang diimpor Indonesia dari Australia:

  1. Batu bara;
  2. Serealia seperti gandum;
  3. Bijih besi;
  4. Minyak; dan
  5. Gula.

(Baca: RI Banyak Ekspor Perhiasan, Ini Pangsa Pasar Utamanya)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.