Ini Wilayah Yogya dengan Prevalensi Balita Stunting Terbesar pada 2021

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Viva Budy Kusnandar 28/07/2022 16:30 WIB
Prevalensi Balita Stunting Kabupaten/Kota Provinsi DI Yogyakarta (2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi anak usia di bawah lima tahun (balita) yang mengalami stunting di Provinsi DI Yogyakarta sebesar 17,3% pada 2021.

Angka prevalensi tersebut merupakan yang ketiga terendah secara nasional, di atas DKI Jakarta yang memiliki prevalensi 16,8% dan Bali 10,9%.

Adapun Kabupaten Gunung Kidul tercatat sebagai wilayah dengan angka balita stunting terbesar di DI Yogyakarta, yaitu 20,6%.

Sedangkan Kabupaten Kulon Progo tercatat sebagai wilayah dengan prevalensi terendah, yakni hanya 14,9% pada 2021.

Secara umum, prevalensi balita stunting nasional mencapai 24,4% pada 2021. Rinciannya, sebanyak 19% balita mengalami stunting moderat dan 5,4% stunting akut.

Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami masalah pertumbuhan, hingga tinggi badannya di bawah rata-rata anak seusianya.

Ini merupakan salah satu indikator balita yang gagal tumbuh akibat kekurangan asupan gizi kronis atau infeksi berulang pada periode 1.000 hari pertama kehidupannya, yakni sejak anak berbentuk janin hingga berusia 23 bulan.

(Baca: Stunting Balita Indonesia Masih di Atas 24% pada 2021)

 

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.