IKLAN

Indonesia Salah Satu Negara Terbaik untuk Wisata Petualangan

10 Negara Terbaik untuk Wisata Petualangan (2020)

Sumber : CEOworld, 2020

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Adi Ahdiat

26/5/2022, 09.00 WIB

Menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO), "wisata petualangan" adalah aktivitas wisata yang memiliki minimal dua dari tiga elemen berikut: aktivitas fisik, lingkungan alam, dan pendalaman budaya.

Aktivitas yang tergolong sebagai wisata petualangan adalah memancing, mendaki gunung, berselancar, menyelam, arung jeram, telusur goabirdwatching, tur situs arkeologi, dan sebagainya.

Berikut 10 negara destinasi wisata petualangan terbaik di dunia menurut hasil survei CEOWorld tahun 2020: 

  1. Brasil: 98,53 poin
  2. Kosta Rika: 98,39 poin
  3. Yunani: 98,28 poin
  4. Argentina: 95,71 poin
  5. Portugal: 95,26 poin
  6. Italia: 94,87 poin
  7. Selandia Baru: 93,85 poin
  8. Spanyol: 91,58 poin
  9. Indonesia: 90,95 poin
  10. Norwegia: 90,86 poin

Skor ini diperoleh dari survei terhadap 120.000 orang yang sebagian besarnya berada di Amerika Serikat (AS).

Responden diminta menilai negara-negara destinasi dengan mempertimbangkan daya tarik petualangan, lingkungan alam, serta kebudayaan yang dimiliki negara tersebut.

Hasilnya, Brasil mendapat skor tertinggi dan menyabet predikat sebagai negara terbaik untuk destinasi wisata petualangan dengan skor 98,53 poin dari 100.

Brasil memiliki hutan hujan yang luas serta sungai terbesar di dunia, yaitu Amazon. Negara di kawasan Benua Amerika bagian tengah ini juga memiliki keindahan bentang alam yang beragam mulai dari pantai, gunung, air terjun, sampai goa di dalam hutan.

Adapun Indonesia merupakan satu-satunya negara Asia yang masuk dalam daftar ini, dengan perolehan skor 90,95 poin dan menempati peringkat kesembilan di skala global.

Sebagai negara kepulauan yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik dan Segitiga Terumbu Karang Dunia, Indonesia memiliki banyak daya tarik wisata petualangan baik di darat maupun di lautan.

(Baca Juga: Menolak Jadi Objek Wisata, Berapa Banyak Turis ke Baduy Tiap Tahun?)

IKLAN