IKLAN

Survei: Mayoritas Warga Nilai Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Harga Minyak Goreng Saat Ini menurut Penilaian Responden (Mei 2022)

Sumber : Indikator Politik Indonesia, 15 Mei 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Adi Ahdiat

17/5/2022, 11.50 WIB

Meski Presiden Jokowi telah melarang ekspor minyak goreng beserta bahan bakunya, dan Kejaksaan Agung sudah menangkap sejumlah tersangka mafia terkait, harga minyak goreng di pasaran umumnya masih dirasa cukup mahal.

Hal ini tercermin dalam laporan survei Indikator bertajuk Drama Minyak Goreng dan Kepuasan Publik terhadap Presiden yang dirilis Minggu (15/5/2022).

Menurut survei tersebut, sebanyak 53,8% responden merasa harga minyak goreng saat ini kurang terjangkau, kemudian 19% responden merasa harganya tidak terjangkau sama sekali.

Sementara itu ada 23,3% responden yang menilai harga minyak goreng saat ini sudah terjangkau dan 1,3% merasa harganya sangat terjangkau. Sedangkan 2,6% responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi, larangan ekspor serta penangkapan mafia minyak goreng telah berpengaruh terhadap menurunnya harga minyak goreng. Namun, penurunan yang terjadi belum sesuai dengan yang diharapkan.

"Sebenarnya ada penurunan harga minyak goreng, tetapi penurunan yang terjadi masih jauh di bawah harga yang diinginkan publik. Jadi dibandingkan Februari-Maret lebih tinggi lagi sebelum kebijakan atau langkah Kejaksaan Agung memberantas mafia minyak goreng,” kata Burhanuddin, Minggu (15/5/2022).

Hasil survei Indikator juga mengungkap bahwa 75% responden saat ini menggunakan minyak goreng kemasan.

Hanya 20,7% responden yang menggunakan minyak goreng curah, yang batas harga eceran tertingginya (HET) diatur pemerintah sebesar Rp14.000 per liter.

Lebih dari 90% responden pengguna minyak goreng curah masih membelinya dengan harga di atas HET. Sedangkan responden yang membeli dengan harga di bawah atau sesuai HET hanya 4,9%.

Survei ini dilakukan pada tanggal 5-10 Mei 2022 dengan melibatkan 1.228 responden. Kriteria responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, serta memiliki telepon atau telepon seluler.

Sampel diambil dengan metode random digit dialing (RDD) atau proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Sementara margin of error survei ini 2,9% dengan tingkat kepercayaan 92%.

(Baca Juga: Minyak Goreng Merek Baru Bermunculan, Ini Deretan Merek Terfavorit)

IKLAN

data terkait