IKLAN

Pemotongan Sapi, Kambing, dan Babi Menurun pada 2021

Persentase Peningkatan/Penurunan Pemotongan Ternak (2021)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 13 Mei 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Adi Ahdiat

17/5/2022, 09.30 WIB

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2021 terjadi peningkatan jumlah pemotongan hewan ternak jenis kuda, domba, dan kerbau.

Pemotongan ternak jenis kuda meningkat 1,62% atau bertambah sebanyak 31 ekor dibanding tahun sebelumnya.

Diikuti peningkatan pemotongan ternak domba sebesar 1,59% (bertambah 1.604 ekor), dan ternak kerbau sebesar 0,59% (bertambah 150 ekor).

Sementara itu pemotongan ternak babi, kambing, dan sapi mengalami penurunan.

Penurunan terbesar terjadi pada pemotongan ternak babi yakni 13,22% (berkurang 56.093 ekor). Lalu, ternak kambing turun 8,92% (berkurang 13.199 ekor) dan ternak sapi turun 4,62% (berkurang 44.344 ekor).

Jumlah unit pemotongan ternak, yakni rumah pemotongan hewan atau tempat pemotongan hewan (RPH/TPH) pada awal 2021 berjumlah sebanyak 1.329 unit yang tersebar di 34 provinsi.

Jumlah RPH/TPH yang aktif melakukan pemotongan ternak pada setiap triwulan tidak sama. Ada beberapa RPH/TPH yang melakukan pemotongan ternak pada triwulan tertentu misalnya triwulan I, II, dan III tetapi pada triwulan IV tidak melakukan pemotongan sama sekali.

Hal ini disebabkan karena permintaan daging di lingkungan RPH/TPH tersebut berkurang. Sehingga RPH/TPH pada triwulan I, II, dan III dianggap aktif sedangkan pada triwulan IV dianggap tutup sementara, dengan catatan pada tahun berikutnya akan tetap melakukan pemotongan.

(Baca Juga: Rentan Wabah Hewan Ternak, Ini Wilayah dengan Populasi Sapi Terbanyak)

IKLAN