Survei: Mayoritas UMKM Merasa Terbantu oleh GoFood

Teknologi & Telekomunikasi
1
Reza Pahlevi 13/05/2022 12:20 WIB
Peran GoFood dalam Pertumbuhan Usaha menurut UMKM Mitra (Agustus 2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Baru-baru ini sejumlah pelaku usaha makanan di Jakarta mengkritik platform GoFood, layanan pesan-antar makanan online milik GoTo.

Sejumlah pelaku usaha tersebut menganggap biaya komisi GoFood terlalu mahal sehingga membebani driver Gojek, UMKM, serta konsumen.

Meski diprotes, platform GoFood juga diperkirakan memberi manfaat bagi banyak UMKM.

Menurut survei Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), mayoritas atau 51% responden dari kalangan UMKM kuliner mitra GoFood menganggap platform ini berperan dalam pertumbuhan usaha mereka.

Sebanyak 31% responden menganggap peran GoFood sangat besar, kemudian 16% responden menilai GoFood berperan kecil, dan hanya 2% responden yang menganggap GoFood tidak berperan sama sekali dalam pertumbuhan usahanya.

Survei ini dilakukan LD FEB UI terhadap 4.363 UMKM kuliner mitra GoFood yang tersebar di 21 kota pada Agustus 2021.

Pengumpulan data dilakukan secara online dengan pendekatan simple random sampling, margin kesalahan 2%, dan tingkat kepercayaan 95%.

(Baca: Tertinggi di Asia Tenggara, Nilai Transaksi GrabFood Lampaui GoFood dan ShopeeFood pada 2021)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.