23 Wartawan Meninggal di Daerah Konflik Palestina-Israel Sejak 2001

Ekonomi & Makro
1
Reza Pahlevi 12/05/2022 10:10 WIB
Jumlah Wartawan yang Meninggal di Daerah Konflik Palestina-Israel (2001-2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Wartawan Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh, meninggal ditembak pasukan Israel pada Rabu (12/5/2022). Abu Akleh ditembak di kota Jenin di Tepi Barat, daerah yang menjadi konflik Palestina-Israel selama bertahun-tahun.

Menurut data Komite Perlindungan Jurnalis (Committee to Protect Journalists), Abu Akleh merupakan jurnalis ke-23 yang meninggal di daerah konflik Palestina-Israel sejak 2001.

Sebelum Abu Akleh, jurnalis Ahmed Abu Hussein tewas pada April 2018. Abu Hussein bekerja untuk Voice of the People Radio, Bisan News Agency.

Komite Perlindungan Jurnalis mencatat, 2014 menjadi tahun dengan kematian jurnalis terbanyak di daerah tersebut. Ada 7 jurnalis yang meninggal pada 2014.

Abu Akleh pertama kali bergabung dengan Al Jazeera pada 1997. Dia berkebangsaan Palestina-Amerika Serikat yang lahir di Jerusalem, wilayah yang jadi perebutan antara Palestina dan Israel.

(Baca: 12 Ribu Warga Palestina di Tepi Barat Terusir dari Rumahnya akibat Serangan Israel)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.