10 Provinsi dengan Tenaga Kesehatan Paling Sedikit pada 2021

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Viva Budy Kusnandar 16/02/2022 09:10 WIB
10 Provinsi dengan Penduduk yang Bekerja sebagai Tenaga Kesehatan Paling Sedikit (Desember 2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat, jumlah penduduk Maluku Utara yang bekerja sebagai tenaga kesehatan berjumlah 1.468 jiwa pada Desember 2021.

Jumlah tersebut hanya mencapai proporsi 0,11% dari total penduduk Maluku Utara, sekaligus merupakan yang paling sedikit dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Provinsi dengan jumlah penduduk yang bekerja sebagai tenaga kesehatan paling sedikit berikutnya adalah Kalimantan Utara, yakni 1.683 jiwa (0,24%). Diikuti Sulawesi Barat 1.711 jiwa (0,12%), Gorontalo 1.994 jiwa (0,17%), dan Kepulauan Bangka Belitung 2.056 jiwa (0,14%).

Setelahnya ada Maluku dengan penduduk yang bekerja sebagai tenaga kesehatan 2.232 jiwa (0,12%). Kemudian Bengkulu 2.937 jiwa (0,14%), Sulawesi Tenggara 3.069 jiwa (0,11%), serta Papua Barat dan Kalimantan Tengah masing-masing sebanyak 3.229 jiwa (0,28%) dan 4.691 jiwa (0,18%).

Dari 10 provinsi di atas, Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara merupakan provinsi dengan persentase penduduk yang bekerja sebagai tenaga kesehatan terkecil, yaitu hanya 0,11% dari total penduduk.

(Baca Juga: Jumlah Tenaga Kesehatan Indonesia 0,21% dari Total Penduduk)

 

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.