IKLAN

Tak Penuhi Target, Capaian Investasi EBT Baru 74%

Nilai Investasi Sektor EBTKE di Indonesia, 2017 - 2022

Sumber : Kementerian ESDM Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, 17 Januari 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Annissa Mutia

24/1/2022, 18.00 WIB

Investasi sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) mencapai US$ 1,51 miliar pada 2021. Nilai investasi ini hanya memenuhi 74% dari target yang ditetapkan sebesar US$ 2,04 miliar pada tahun lalu.

Nilai investasi sebesar US$ 1,51 miliar tersebut terdiri dari US$ 0,34 miliar untuk bioenergi, US$ 0,48 miliar untuk aneka EBT, dan US$ 0,68 miliar untuk panas bumi.

Sejak 2017, nilai investasi sektor EBTKE cenderung fluktuatif. Nilai investasi tertinggi tercatat sebesar US$ 1,96 miliar pada 2017. Pada 2018, nilai tersebut turun menjadi US$ 1,53 miliar pada 2018.

Nilai investasi tercatat meningkat menjadi US$ 1,71 miliar pada 2019. Pada 2020, nilai investasi tersebut turun lagi menjadi US$ 1,36 miliar.

Pemerintah menargetkan investasi EBTKE dapat mencapai US$ 3,91 miliar pada 2022. Investasi ini terdiri dari US$ 0,16 miliar untuk bioenergi, US$ 2,79 miliar untuk aneka EBT, dan US$ 0,95 miliar untuk panas bumi.

(Baca: Komitmen Pendanaan Energi Bersih di Italia Terbesar di Negara G20, Bagaimana Indonesia?)

IKLAN
TOPIK

Energi

data terkait