Sebanyak 29,86% Lansia di Jakarta Masih Aktif Bekerja pada 2020

Persentase Penduduk Lansia Menurut Jenis Kegiatan Utama dalam Seminggu Terakhir di DKI Jakarta (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Dimas Jarot Bayu

11/11/2021, 12.00 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 942,8 ribu penduduk lanjut usia (lansia) di Jakarta pada 2020. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29,86% lansia masih aktif bekerja, meski tak lagi berada di usia produktif.

Berdasarkan jenis kelaminnya, 40,45% lansia di Jakarta yang bekerja merupakan laki-laki. Sementara, lansia perempuan yang bekerja di ibu kota mencapai 60,94%.

Advertisement

Ada beberapa alasan yang memengaruhi lansia tetap bekerja. Salah satunya lantaran lansia tersebut masih kuat secara fisik dan mental.

Faktor lain yang membuat lansia bekerja adalah desakan ekonomi. Ada pula lansia yang masih aktif bekerja untuk terus mengaktualisasi diri atau emosi.

Lansia yang bekerja pun dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Semakin rendah tingkat pendidikan lansia, maka partisipasi merekadalam aktivitas ketenagakerjaan kian rendah.

Pasalnya, lansia berpendidikan rendah cenderung memiliki pekerjaan dengan upah lebih kecil di usia produktifnya. Mereka pun harus memenuhi kebutuhan mereka dengan bekerja di usia senja.

Berdasarkan data BPS, proporsi lansia yang lulusan Sekolah Dasar (SD) sederajat dan masih bekerja sebesar 33,46%. Persentasenya tercatat hanya 8,06% bagi lansia yang tamatan DIV/S1/S2/S3.

Meski demikian, persentase lansia yang bekerja bukanlah yang terbanyak di Jakarta. Mayoritas atau 39,05% lansia di Jakarta memiliki kegiatan mengurus rumah tangga.

Sebanyak 28,39% lansia di Jakarta melakukan kegiatan lainnya. Sedangkan, hanya 2,7% lansia di ibu kota yang menjadi pengangguran atau mencari pekerjaan.

(Baca: Jumlah Lansia Jakarta Diproyeksi Capai 1,2 Juta Jiwa pada 2025)

data terkait