Rata-rata Lama Sekolah di NTT sampai Kelas 1 SMP

Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah di Nusa Tenggara Timur (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2021

Disalin..

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Dimas Jarot Bayu

14/10/2021, 11.00 WIB

Rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk 15 tahun ke atas di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 7,63 tahun pada 2020. RLS itu meningkat 1,05% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang selama 7,55 tahun.

RLS tersebut menunjukkan bahwa rata-rata penduduk NTT bersekolah hanya sampai jenjang kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP). RLS tersebut berada di bawah rata-rata RLS secara nasional yang selama 8,48 tahun pada 2020.

Sementara, harapan lama sekolah (HLS) di NTT sebesar 13,18 tahun pada 2020. Angkanya meningkat 0,23% dibandingkan pada 2019 yang mencapai 13,15 tahun.

Hal tersebut menandakan bahwa setiap penduduk NTT yang berusia 7 tahun ke atas diharapkan mampu mencapai 13 tahun masa sekolah atau tamat Diploma 1 (D1). Berbeda dengan RLS, HLS di NTT sudah lebih tinggi dari rata-ratanya secara nasional yang sebesar 12,98 tahun.

Lebih lanjut, angka partisipasi murni (APM) di seluruh jenjang pendidikan di NTT mengalami peningkatan pada 2020. Rinciannya, APM di tingkat Sekolah Dasar (SD) naik dari 96,16% menjadi 96,44%.

APM di tingkat SMP NTT naik dari 69,19% menjadi 71,8%. Sementara, APM di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) NTT meningkat dari 53,68 menjadi 60,09.

Angka partisipasi sekolah (APS) di seluruh jenjang usia penduduk NTT juga mengalami peningkatan pada 2020. Rinciannya, APS penduduk NTT berusia 7-12 tahun naik dari 98,47% menjadi 98,57%.

APS penduduk NTT berusia 13-15 tahun naik dari 95,11% menjadi 95,25%. Sementara, APS penduduk NTT berusia 16-18 tahun naik dari 75,36% menjadi 75,52%.

(Baca: Rata-rata Lama Sekolah di Yogyakarta Capai 9,55 Tahun pada 2020)

data terkait