Hari ini Senin, 09 Agustus 2021, tiga provinsi masih mencatatkan rekor data harian penambahan meninggal kasus covid-19. Wilayah tersebut yakni Kalimantan Utara, Aceh dan Sulawesi Barat. Semua wilayah memecahkan rekor data harian dan sekaligus data tahunan untuk tahun ini. Rekor yang dimaksud adalah nominal angka saat ini dibandingkan dengan periode sebelumnya di masing-masing provinsi untuk melihat posisi tertinggi.
Rilis dari Satgas Covid-19 hari ini, angka penambahan meninggal yang dirilis untuk wilayah Kalimantan Utara tercatat 23 jiwa. Sebelumnya angka pertumbuhan tertinggi pernah dicatatkan pada Selasa (23/Feb) silam. Ketika itu angka penambahan meninggal naik dari satu jiwa menjadi delapan jiwa.
Di provinsi ini, penderita covid19 menurut golongan umur per Senin (09/Ags) jumlah terbesar yakni berasal dari kelompok dewasa (31-45 tahun) berjumlah 7911 orang. Selanjutnya data ini diikuti oleh golongan pemuda (19-30 tahun) 7213 orang, lansia awal (46-59 tahun) 4262 orang, anak-anak (6-18 tahun) berjumlah 2797 orang dan kelompok usia lanjut (umur di atas 60 tahun) berjumlah 1711 orang. Sedangkan untuk yang terkecil yakni dari kelompok umur balita (0-5 tahun) sebanyak 632 orang.
Data historis secara mingguan di provinsi ini, dalam delapan hari terakhir memperlihatkan penurunan. Sedangkan perbandingan antar minggu ke minggu sebelumnya, memperlihatkan ritme penularan yang masih terjadi namun sudah ada penurunan.
Sedangkan untuk tingkat positive rate provinsi tercatat termasuk 10 tertinggi secara nasional. Perbandingan angka secara mingguan memperlihatkan grafik menurun dalam sepekan terakhir. Bahkan, angka positif rate wilayah ini termasuk di atas rata-rata nasional.
Wilayah berikutnya adalah Aceh. Wilayah yang dikenal dengan Sermbi Aceh ini mencatatkan rekor dengan 20 jiwa. Penambahan meninggal sebelumnya tercatat 11 jiwa. Secara historis, data yang dirilis ini bukan rekor pertumbuhan tertinggi.
Kondisi terkini di provinsi Aceh infeksi covid-19 menurut golongan umur per Senin (09/Ags) jumlah terbesar yakni berasal dari kelompok dewasa (31-45 tahun) berjumlah 8012 orang .
| Provinsi-alias |
Positivity Rate (7DMA) |
Treatment (BOR/minggu) |
| Aceh |
49.5 |
48.6 |
| Kalimantan Utara |
31.1 |
48.4 |
| Sulawesi Barat |
45.4 |
40.2 |
Selanjutnya data ini diikuti oleh golongan lansia awal (46-59 tahun) 5770 orang, pemuda (19-30 tahun) 5686 orang, usia lanjut (umur di atas 60 tahun) berjumlah 3512 orang dan kelompok anak-anak (6-18 tahun) berjumlah 1541 orang. Sedangkan untuk yang terkecil yakni dari kelompok umur balita (0-5 tahun) sebanyak 392 orang.
Analisis perkembangan mingguan untuk penularan virus covid-19 di provinsi ini, dalam delapan hari terakhir masih memperlihatkan peningkatan penularan virus. Sama dengan beberapa provinsi lain, data wilayah ini untuk perbandingan antar minggu ke minggu sebelumnya, memperlihatkan ritme penularan yang masih terjadi namun sudah ada penurunan.
Perkembangan masih tingginya angka penularan covid-19 bisa dilihat dari tingkat positive rate provinsi ini yang juga masuk 10 tertinggi di Indonesia. Perbandingan angka secara mingguan memperlihatkan grafik menurun dalam sepekan terakhir. Aceh juga mencatatkan angka positif rate yang lebih tinggi di atas rata-rata nasional.
Provinsi Sulawesi Barat ikut memecahkan rekor dengan angka tertinggi sebesar enam jiwa. Secara persentase, pertumbuhan penambahan meninggal ditempat ini hanya 20 persen. Sebelumnya angka pertumbuhan tertinggi pernah dicatatkan pada Kamis (07/Jan) silam. Ketika itu angka penambahan meninggal naik dari satu jiwa menjadi empat jiwa.
Kondisi terkini jumlah kasus menurut data terbaru per Senin (09/Ags) untuk infeksi covid-19 terkini menurut golongan umur adalah dewasa (31-45 tahun) berjumlah 2978 orang, pemuda (19-30 tahun) 2647 orang, lansia awal (46-59 tahun) 1463 orang, anak-anak (6-18 tahun) berjumlah 1268 orang, usia lanjut (umur di atas 60 tahun) berjumlah 710 orang dan untuk golongan balita (0-5 tahun) sebanyak 187 orang .
Data historis secara mingguan di provinsi ini, dalam delapan hari terakhir masih terjadi penambahan virus secara rata-rata harian. Namun demikian, perbandingan antar minggu ke minggu sebelumnya, memperlihatkan ritme penularan yang juga sudah mulai terjadi penurunan.