Pendapatan Petani Sawit Riau Masih di Bawah Biaya Produksi

Nilai Tukar Petani Sawit Sebelum dan Sesudah Dana Sawit (2013-2019)

Sumber : Madani Berkelanjutan,

Disalin..

Penulis: Fitria Nurhayati

Editor: Jeany Hartriani

24/2/2021, 10.48 WIB

Masih terjadinya fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Riau pasca adanya dana sawit, menyebabkan ketidakstabilan Nilai Tukar Petani (NTP). NTP sendiri merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan petani. Jika NTP kurang dari 100, ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima petani dari hasil produksi lebih dari dari pengeluaran petani.

NTP petani sawit di Provinsi Riau dua tahun sebelum adanya dana sawit masih di bawah 100, tepatnya 95,4 pada 2013 dan 97 pada 2014. Pada 2015, saat dana sawit mulai diluncurkan, NTP malah turun di angka 95,2. Pada 2016, NTP merangkak naik di angka 98 dan mencapai puncaknya di angka 103 pada 2017. Namun, ini menjadi satu-satunya NTP yang melebihi angka 100. Sebab, setahun kemudian, NTP petani sawit Riau Kembali turun di angka 98, dan merosot lagi di angka 95,6 pada 2019.

Advertisement
 

data terkait