KontraS: 48 Peristiwa Pelanggaran Beragama Terjadi selama Setahun Terakhir

Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Beribadah selama 2020

Sumber : Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), 10 Desember 2020

Disalin..

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

14/12/2020, 09.27 WIB

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat kebebasan beragama dan beribadah di Indonesia belum sepenuhnya mendapat perlindungan pemerintah. Pasalnya, masih ada 48 peristiwa pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan beribadah yang terjadi di 17 provinsi selama setahun terakhir.

Pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan beribadah paling banyak terjadi di Jawa Barat, yakni 10 peristiwa. Setelah Jawa Barat, pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan beribadah banyak terjadi di Jawa Timur, yakni tujuh peristiwa.

Di Jawa Tengah, ada lima peristiwa pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan beribadah dalam setahun terakhir. Sementara di Sulawesi Selatan, terdapat lima peristiwa pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan beribadah selama 2020.

(Baca: KontraS: 120 Orang Dihukum Cambuk dari Desember 2019 hingga November 2020)

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.