Defisit APBN Baru Akan Ditargetkan di Bawah 3% Pada 2023

Ekonomi & Makro
1
Dwi Hadya Jayani 05/06/2020 15:37 WIB
Defisit APBN 2015-2023
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pada 2020 defisit APBN kembali diproyeksikan melebar dari 5,07% menjadi 6,3%. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menjelaskan, upaya penurunan defisit APBN dilakukan secara bertahap. Karena apabila pada 2021 defisit APBN langsung turun ke 3% justru akan membahayakan perekonomian.

Defisit APBN pada 2021 masih 4,2%. Kemudian diturunkan bertahap menjadi 3,6% pada 2022 dan baru pada 2023 di bawah 3%, yaitu 2,7%.

(Baca: Imbas Covid-19, Defisit APBN 2020 Melebar 5,07% dari PDB)

Editor : Safrezi Fitra
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.