Bagaimana Representasi Perempuan dalam Parlemen di Asia Tenggara?


Nama Data | Perempuan | Laki-Laki |
---|---|---|
Timor Leste | 38,5 | 61,5 |
Filipina | 28 | 72 |
Laos | 27,5 | 72,5 |
Vietnam | 26,7 | 73,3 |
Singapura | 23 | 77 |
Kamboja | 20 | 80 |
Indonesia | 17,4 | 82,6 |
Thailand | 16,2 | 83,8 |
Malaysia | 14,4 | 85,6 |
Myanmar | 11,3 | 88,7 |
Brunei Darussalam | 9,1 | 90,9 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Timor Leste menjadi negara dengan anggota parlemen perempuan terbanyak di Asia Tenggara, yakni 38,5% pada 2019. Persentase tersebut jauh di atas negara-negara lainnya, seperti Filipina (28%), Laos (27,5%), dan Vietnam (26,7%).
Sementara itu, Indonesia berada di peringkat tujuh dengan proporsi perempuan di parlemen sebesar 17,4%. Adapun, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 diketuai oleh seorang perempuan, Puan Maharani, dengan anggota berjumlah 575 orang.
(Baca: Jumlah Menteri Perempuan di Kabinet Pasca-Reformasi)
Myanmar dan Brunei Darussalam memiliki anggota parlemen perempuan paling sedikit dalam kawasan ini. Pada 2019, persentasenya masing-masing baru mencapai 11,3% dan 9,1%.