BUMN Apa Saja yang Terlibat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung?

Kepemilikan Saham BUMN yang Terlibat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Sumber : Wijaya Karya Tbk,

Disalin..

Penulis: Andrea Lidwina

Editor: Safrezi Fitra

6/3/2020, 10.56 WIB

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bertanggung jawab atas pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Perusahaan itu merupakan gabungan dari konsorsium Indonesia, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (60% saham), dan konsorsium Tiongkok, Beijing Yawan HSR Co Ltd (40% saham).

Konsorsium Indonesia terdiri dari empat perusahaan pelat merah. Wijaya Karya menjadi pemegang saham paling besar, yakni 38%. Lalu, PT Perkebunan Nusantara VIII dan PT KAI masing-masing memiliki 25% saham. Sisanya dipegang oleh Jasa Marga, sebesar 12%.

Adapun, pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tengah dihentikan selama dua pekan mulai Senin (2/3). Kementerian PUPR menilai manajemen proyek tersebut kurang baik sehingga menimbulkan dampak lingkungan, salah satunya banjir.

(Baca: Berapa Nilai Proyek Kereta Cepat?)

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.