Fintech P2P Lending dan Pembayaran Tumbuh Paling Pesat

Perkembangan Fintech di Indonesia 2018

Sumber : Menteri Koordinator Perekonomian, 4 September 2019

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Hari Widowati

5/9/2019, 18.00 WIB

Berdasarkan data yang dipaparkan Menko Perekonomian Darmin Nasution dalam Indonesia Fintech Forum, P2P Lending mencatatkan perkembangan paling pesat di antara financial technology (fintech) lainnya. Perkembangan penyaluran pinjaman P2P kepada invididu/bisnis sebesar 40%. Adapun perkembangan terbesar selanjutnya terdapat di jenis fintech pembayaran (payments) sebesar 34%.

Perkembangan selanjutnya terdapat di jenis fintech analisis data pasar (market provisioning) sebesar 9%, urun dana (crowdfunding equity), data analitik, Artificial Intelligence (AI), dan pengelola kekayaan (wealth management) sebesar 4%. Adapun fintech di bidang asuransi berkembang sebesar 3%.

Darmin dalam kesempatan itu juga menyebutkan, ada tiga tantangan dalam pengembangan fintech di Indonesia. Tantangan tersebut adalah antisipasi fenomena winner takes all seperti yang terjadi pada perkembangan e-commerce, adanya penyalahgunaan data pribadi pengguna layanan, dan terdapat risiko pencucian uang.

(Baca Databoks: Juni 2019, Penyaluran Pinjaman Fintech Tumbuh Hampir Lima Kali Lipat)

data terkait