Inilah Deforestasi di Indonesia Periode 1990-2017

Deforestasi di Indonesia Menurut Jenis Lahan (1990-2017)

Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2019

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Hari Widowati

20/8/2019, 07.17 WIB

Menurut data World Resources Institute (WRI) Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan angka kehilangan hutan hujan tropis tertinggi pada 2018. Pada tahun tersebut Indonesia kehilangan lahan hutan hujan primer tropis seluas 339.888 hektare (ha). Angka tersebut berada di urutan ketiga setelah Brasil (1,35 juta ha) dan Kongo (481.248 ha). Ekspansi lahan perkebunan sawit, terjadinya kebakaran hutan, serta pengalihan lahan hutan untuk permukiman menjadi pemicu terjadinya deforestasi.

Untuk mengukur angka deforestasi, Indonesia telah melakukan penghitungan sejak 1990. Indonesia pernah mencatat angka deforestasi tertinggi, yakni mencapai 3,51 juta ha/tahun pada 1996-2000. Luas tersebut terdiri atas 2,83 juta ha lahan kawasan hutan dan 0,68 ha non-kawasan hutan. Terjadi kebakaran hutan yang hebat menjadi pemicu tingginya deforestasi di tanah air. Bahkan, dampaknya dirasakan hingga ke negeri jiran.

Deforestasi tertingi kedua di Indonesia terjadi pada periode 2014-2015 dengan luas 1,09 juta ha yang terdiri atas 0,82 juta ha lahan kawasan hutan dan 0,28 ha lahan non-kawasan. Masih terjadinya tumpang tindih perizinan pengelolaan kawasan hutan, ancaman kebakaran hutan, serta pengalihan lahan hutan menjadi pemukiman masyarakat akan menjadi pendorong terjadinya terjadinya deforestasi di tanah air.

(Baca Databoks: Dimoratorium, Berapa Luas Lahan Perkebunan Kelapa Sawit?)

MORATORIUM SAWIT

Penulis / Koordinator

Yuliawati

Editor

Yura Syahrul

Infografik

Dani Nurbiantoro

Desain Web

Firman Firdaus / Heri Nurwanto

Programmer

Bayu Mahdani