LSI Denny JA: Pasca Reuni 212 Elektabilitas Prabowo Turun

20/12/2018, 11.40 WIB

Dipersembahkan oleh:

Pasca Reuni 212, elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Maruf tidak banyak berubah dengan selisih sekitar 20%.

Lembaga survei LSI Denny JA merilis hasil sigi terbarunya pada Rabu (19/12) dengan tajuk Pertarungan Capres Setelah Reuni 212. Hasilnya, setelah Reuni 212, elektabilitas kedua pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandiaga) dan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Maruf) yang akan bertarung di pemilihan presiden 2019 tidak banyak berubah.

Baca selengkapnya

Elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga malah turun menjadi 30,6% dari sebelumnya 31,2% dan masih tertinggal sekitar 20% dari pesaingnya. Reuni 212, berdasarkan survei tersebut tidak mampu mendongkrak suara pasangan dengan nomor urut 02 tersebut karena mayoritas pemilih yang datang ke Reuni 212 dan pro NKRI syariah seperti gagasan Habib Rizieq hanya minoritas. Selain itu, pemilih yang suka Reuni 212 dan mempunyai pilihan ke Jokowi juga lebih banyak. Sementara elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf naik menjadi 54,2% dari sebelumnya 53,2%.

(Baca Databoks: Pada Pemilu Presiden 2014, di Mana Jokowi Unggul?)

Survei tersebut dilakukan pada 5-12 Desember 2018 dengan melibatkan 1.200 responden dengan menggunakan multistage random sampling dan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Adapun margin of error +/- 2,8%.

(Baca Databoks: Mengapa Jawa Tengah Akan Menjadi Fokus Kampanye Prabowo-Sandiaga?)

Tampilkan minimal

Elektabilitas Pasangan Capres-Cawapres 2019 Hasil Survei LSI Denny JA (5-12 Des 2018)

 
  • Sumber

    LSI Denny JA

  • Rilis

    LSI Denny JA 19 Des 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya