Tingkat Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan di Berbagai Kawasan

Partisipasi Tenaga Kerja Wanita di Berbagai Kawasan

Sumber : Worldbank, International Labour Organization (ILO), 2018

Disalin..

2/7/2018, 15.43 WIB

Persentase tenaga kerja perempuan per negara kawasan rata-rata melebihi 50%. Sedangkan secara global, angka partisipasi ini terus menurun sejak 2005 dari 51 persen menjadi 48 persen.

Data tersebut dihimpun dari rilis International Labour Organization (ILO) per November 2017. Angka persentase yang disajikan ini merupakan hasil dari total tenaga kerja perempuan dibagi total seluruh populasi perempuan menurut kelompok kawasan dengan umur lebih dari 15 tahun. Dengan demikian untuk kawasan yang memiliki angka partisipasi sebesar 50 persen, dapat dikatakan bahwa 50 persen perempuan di wilayah tersebut bekerja.

Dari data olahan Bank Dunia, terdapat dua kelompok kawasan dengan persentase di bawah 30 persen, yakni negara-negara yang berada di kawasan Asia Selatan dan negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Artinya, terhadap total populasi perempuan tidak banyak yang bekerja di dua kawasan tersebut.

Hal menarik lainnya adalah, kawasan dengan persentase tenaga kerja perempuan terbesar adalah Afrika Sub-Sahara mencapai 63 persen. Dari catatan ILO, dengan laju populasi yang tinggi, Afrika memiliki modal yang besar dalam hal ketenagakerjaan. Perempuan Afrika Sub-Sahara tercatat banyak yang terjun dalam kegiatan ekonomi informal.

This article was produced in partnership with Investing in Women an initiative of the Australian Government that promotes women’s economic empowerment in South East Asia.

data terkait