Konsumsi Listrik Indonesia 2005-2015

04/08/2016 16:15 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Konsumsi listrik Indonesia meningkat sebesar 88 persen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Laporan Statistik Ekonomi dan Energi Indonesia 2014 yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM menyebutkan bahwa rata-rata pertumbuhan konsumsi listrik sebesar 6,6 persen per tahun. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelanggan rumah tangga dan perbaikan rasio elektrifikasi. Demi pemenuhan kebutuhan listrik 10 tahun kedepan, pemerintah tengah mengupayakan penambahan kapasitas listrik sebesar 7.000 MW per tahun, atau mencapai 35.000 MW dalam 5 tahun. IPP akan mengerjakan pembangkit dengan total kapasitas 25 ribu MW, sementara 10 ribu MW sisanya dikerjakan PLN.

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.869 +0.05
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...