EV-DCI: Daya Saing Digital Indonesia Tumbuh Progresif

1
Akbar Ridwan 07/09/2026 13:59 WIB
Image Loader
Memuat...
Skor Median Indeks Daya Saing Digital Indonesia (2020-2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Daya saing digital Indonesia terus menguat dalam tujuh tahun terakhir. Hal ini terlihat dari laporan terbaru East Ventures — Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2026, hasil riset kolaborasi East Ventures bersama Katadata Insight Center.

Sejak 2020, East Ventures rutin mengukur daya saing digital di Indonesia melalui beragam pilar penilaian, yaitu:

  • Input: Sumber Daya Manusia (SDM), Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pengeluaran TIK
  • Output: Perekonomian, Kewirausahaan dan Produktivitas, Ketenagakerjaan
  • Penunjang: Infrastruktur, Keuangan, Regulasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah

Penilaian ini kemudian diolah menjadi skor EV-DCI dengan skala 0-100 poin. Semakin tinggi skornya, daya saing digital semakin baik.

Berdasarkan metode tersebut, median skor EV-DCI nasional terus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai 42,2 poin pada 2026. Ini merupakan rekor tertinggi baru, seperti terlihat pada grafik.

"Selama tujuh tahun terakhir, transformasi digital Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang progresif, dengan rata-rata skor provinsi yang meningkat lebih dari 50% sejak 2020," kata tim EV-DCI dalam laporannya.

Menurut laporan EV-DCI, naiknya indeks nasional tahun ini mengindikasikan bahwa kemajuan tak hanya terjadi di provinsi dengan daya saing tinggi, tapi juga di wilayah dengan peringkat menengah dan bawah.

Namun, kesenjangan antarprovinsi masih menjadi tantangan. EV-DCI 2026 mencatat, meski ada 37 dari 38 provinsi yang mengalami perbaikan skor, spread atau jarak antara skor tertinggi dengan skor terendah belum menyempit secara signifikan.

Sementara itu, lima provinsi dengan daya saing digital tertinggi masih berada di Pulau Jawa, didorong oleh ekosistem digital yang sudah relatif matang, terutama dalam hal kualitas SDM, akses keuangan digital, dan kewirausahaan yang saling memperkuat.

Berdasarkan temuan tahun ini, EV-DCI merekomendasikan agar penguatan daya saing digital Indonesia difokuskan pada empat area utama, yakni: (1) mendorong kolaborasi dalam mempercepat transformasi digital; (2) perluasan konektivitas digital untuk mempercepat pemerataan daya saing digital daerah; (3) digitalisasi UMKM untuk mendorong inklusi ekonomi lokal; serta (4) peningkatan jumlah talenta dan kapabilitas digital.

Berikut rincian skor median EV-DCI 2026 untuk tingkat provinsi, diurutkan dari peringkat tertinggi:

  1. DKI Jakarta: 79,6
  2. Jawa Barat: 63,9
  3. Jawa Timur: 58
  4. Banten : 57,4
  5. DI Yogyakarta: 55,9
  6. Kalimantan Timur: 52,3
  7. Jawa Tengah: 51,7
  8. Bali: 51,7
  9. Kepulauan Riau: 50,9
  10. Sulawesi Selatan: 48,9
  11. Sumatera Utara: 48,9
  12. Sulawesi Utara: 45,7
  13. Kalimantan Selatan: 45,6
  14. Sumatera Barat: 45,6
  15. Bengkulu: 45
  16. Riau: 44,5
  17. Sumatera Selatan: 43,8
  18. Papua Barat Daya: 43,7
  19. Aceh: 42,2
  20. Lampung: 42,2
  21. Jambi: 42,1
  22. Kalimantan Utara: 42,1
  23. Kepulauan Bangka Belitung: 41,6
  24. Kalimantan Tengah: 41,4
  25. Gorontalo: 41,1
  26. Sulawesi Tenggara: 41
  27. Sulawesi Tengah: 40,4
  28. Maluku : 40,3
  29. Papua Barat: 40,3
  30. Sulawesi Barat: 40,3
  31. Papua: 40,2
  32. Kalimantan Barat: 39,5
  33. Nusa Tenggara Timur: 39
  34. Nusa Tenggara Barat 38,6
  35. Maluku Utara: 38,2
  36. Papua Selatan: 37,7
  37. Papua Tengah : 24,8
  38. Papua Pegunungan: 20,5

Laporan hasil penilaian, analisis, dan rekomendasi lengkap dari EV-DCI 2026 dapat diakses di tautan ini.

Editor : Adi Ahdiat

Data Terkait

Data Pasar

Macro update by
07 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.655 +0.27
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...