PDRB ADHK sektor real estat pada 2024 tumbuh sebesar 1,27% (yoy), tertinggi dalam dua tahun terakhir terakhir. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB ADHK sektor real estat terus menguat dalam dua tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHK Sektor Ketenagalistrikan Periode 2013-2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor real estat di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor real estat di tanah air.
Urutan pertama adalah DKI Jakarta, wilayah ini mencatatkan hingga Rp125,75 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp1.874,52 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Purbalingga Menurut Sektor pada 2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Banten. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor real estat di provinsi ini tercatat Rp46,07 triliun.
Selanjutnya, Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor real estat Rp33,41 triliun (naik 2,91%), PDRB ADHK sektor real estat di Sumatera Utara naik 5,41% menjadi Rp26,98 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor real estat di Jawa Barat naik 6,64% menjadi Rp26,05 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor real estat jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp125,75 triliun
- Banten Rp47,72 triliun
- Jawa Timur Rp33,41 triliun
- Sumatera Utara Rp26,98 triliun
- Jawa Barat Rp26,05 triliun
- Jawa Tengah Rp22,76 triliun
- Sulawesi Selatan Rp13,89 triliun
- Sumatera Selatan Rp12,83 triliun
- DI Yogyakarta Rp8.487,82 miliar
- Lampung Rp8.269,42 miliar