Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2023, PDRB ADHK sektor real estat jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp314,79 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 82,87% dari total seluruh provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan PDRB ADHK sektor real estat terbanyak, yaitu Rp123,87 triliun. PDRB ADHK sektor real estat di DKI Jakarta saat ini setara dengan 32,61% dari total seluruh provinsi.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Aceh Besar Menurut Sektor pada 2023)
Setelahnya Banten di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor real estat di provinsi ini tumbuh 3,51%. Jumlah PDRB ADHK sektor real estat di provinsi ini dilaporkan Rp46.070 miliar. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor real estat terlihat naik 3,51% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp44.509 miliar.
Berikutnya, Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor real estat Rp32.469 miliar (naik 2,69%), PDRB ADHK sektor real estat di Sumatera Utara naik 3,2% menjadi Rp25.594 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor real estat Rp24.426 miliar (naik 6,23%)
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Pendidikan Periode 2013-2023)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor real estat tertinggi pada 2023:
- DKI Jakarta Rp123,87 triliun
- Banten Rp46.070 miliar
- Jawa Timur Rp32.469 miliar
- Sumatera Utara Rp25.594 miliar
- Jawa Barat Rp24.426 miliar
- Jawa Tengah Rp21.495 miliar
- Sulawesi Selatan Rp13.094 miliar
- Sumatera Selatan Rp11.860 miliar
- DI Yogyakarta Rp8.156 miliar
- Bali Rp7.756 miliar