Batas Penghasilan untuk Membeli Rumah Subsidi BP Tapera

1
Adi Ahdiat 25/06/2026 16:51 WIB
Image Loader
Memuat...
Batas Penghasilan Maksimal untuk Membeli Rumah Subsidi BP Tapera Berdasarkan Zonasi Wilayah dan Status Perkawinan*
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pemerintah Indonesia menyediakan program subsidi kredit pemilikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Program ini bernama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Melalui program tersebut, MBR bisa membeli rumah dengan harga terjangkau, cicilan ringan, suku bunga tetap, serta tenor yang panjang.

(Baca: Banyak Rumah Subsidi Belum Terserap sampai Juni 2026)

Berikut kriteria MBR yang bisa membeli rumah subsidi BP Tapera berdasarkan zonasi wilayah dan status perkawinan:

Zona 1

  • Wilayah: Jawa (kecuali Jabodetabek), Sumatera, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat
  • Bagi yang kawin: penghasilan maksimal Rp10 juta per bulan masuk kategori MBR
  • Bagi yang tidak kawin: penghasilan maksimal Rp8,5 juta per bulan masuk kategori MBR

Zona 2

  • Wilayah: Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Bali
  • Bagi yang kawin: penghasilan maksimal Rp11 juta per bulan masuk kategori MBR
  • Bagi yang tidak kawin: penghasilan maksimal Rp9 juta per bulan masuk kategori MBR

Zona 3

  • Wilayah: Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya
  • Bagi yang kawin: penghasilan maksimal Rp12 juta per bulan masuk kategori MBR
  • Bagi yang tidak kawin: penghasilan maksimal Rp10,5 juta per bulan masuk kategori MBR

Zona 4

  • Wilayah: Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)
  • Bagi yang kawin: penghasilan maksimal Rp14 juta per bulan masuk kategori MBR
  • Bagi yang tidak kawin: penghasilan maksimal Rp12 juta per bulan masuk kategori MBR

(Baca: Pasokan dan Kebutuhan Rumah Subsidi di 38 Provinsi Indonesia pada Juni 2026)

Editor : Adi Ahdiat

Data Pasar

Macro update by
25 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.954 -0.22
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...