Rata-rata pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin di Indonesia saat ini sebesar Rp13,92 ribu data per 2025. Hampir di sebagian besar provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Total Pinjaman Rupiah Periode 2013-2024)
Sulawesi Utara berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin sebanyak Rp20,66 ribu. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 115,42% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Kalimantan Tengah. Periode yang sama tahun sebelumnya pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin di provinsi ini tercatat Rp16,38 ribu .
Selanjutnya, pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin di Sulawesi Selatan naik 19,03% menjadi Rp16,76 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin di DKI Jakarta naik 32,51% menjadi Rp16,65 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin di Kalimantan Timur naik 37,26% menjadi Rp15,96 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Upah Minimum Provinsi Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan pengeluaran telekomunikasi kelompok miskin dengan jumlah tertinggi:
- Sulawesi Utara Rp20,66 ribu
- Kalimantan Tengah Rp18,77 ribu
- Sulawesi Selatan Rp16,76 ribu
- DKI Jakarta Rp16,65 ribu
- Kalimantan Timur Rp15,96 ribu
- Jambi Rp15,27 ribu
- Bali Rp15,22 ribu
- Kalimantan Selatan Rp15,21 ribu
- Jawa Tengah Rp15,07 ribu
- Maluku Rp14,95 ribu