Provinsi Bali pada Januari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 5.607,42 ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 85 sepatu dan peralatan kaki lainnya dari provinsi ini pada Januari 2026 mengalami peningkatan menjadi 4.880 ton.
Peningkatan ekspor untuk kode SITC 85 kali ini, berbanding terbalik dengan kondisi lima bulan terakhir yang terus menurun. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Januari 2025 sebelumnya tercatat lebih rendah yakni 3.860 ton.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 12 Tembakau dan Olahan Tembakau Periode 2020-2026)
Bali dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 21 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya .
(Baca: Volume Ekspor Mesin Industri Tertentu Kausus Provinsi Papua Januari 2026)
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Bali dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Agustus 2025 sebesar 13,67 ribu ton dan terendahnya terjadi pada September 2025 dengan volume ekspor 1.850 ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Bali menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 2,48 juta ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 2,48 juta ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 638,2 ribu ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 638,2 ribu ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 572,58 ribu ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 572,58 ribu ton
- SITC kode lain lain 434,69 ribu ton
- SITC kode lain lain 434,69 ribu ton
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran 418,09 ribu ton
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran 418,09 ribu ton