Indonesia membukukan impor dengan Di tato sebesar US$ 1,07 juta data per Desember 2021. Nilai turun 33,02% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 1,6 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Di tato, impor dalam 10 tahun terakhir telah mengalami penurunan cukup dalam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 1,02 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 4,77 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Di tato, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.
- Ekstrak penyamakan atau pewarnaan
Masuk dalam kode HS 32, Ekstrak penyamakan atau pewarnaan merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan tanin dan turunannya dan Pewarna, pigmen, dan pewarnaan lainnya.. Impor produk ini dari Di tato berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 407 ribu. Nilai impor Ekstrak penyamakan atau pewarnaan;tanin dan turunannya;Pewarna, pigmen, dan pewarnaan lainnya.. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 752 ribu.
- Alat, alat, peralatan makan, sendok dan garpu, dari logam dasar
Masuk dalam kode HS 82, Alat, alat, peralatan makan, sendok dan garpu, dari logam dasar merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagian -bagiannya dari logam dasar. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 306 ribu.
- Artikel logam dasar lain -lain
Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari 77 negara. Impor Artikel logam dasar lain -lain dari negara ini berada di urutan 39. Pada 2021, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 108 ribu. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Thailand, Jepang, Korea, Republik dan Hong Kong, Cina.
- Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
Di urutan berikutnya Masuk dalam kode HS 84, Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Dari negara ini, Indonesia mengimpor senilai US$ 108 ribu. Impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler dari Di tato tercatat berada di urutan 80. Selain negara tersebut, impor terbesar Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler berasal dari Cina, Jepang, Thailand, Korea, Republik dan Amerika Serikat. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 151 negara. .
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Impor produk lainnya adalah Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya senilai US$ 43 ribu. Nilai impor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 37 ribu. Selain Di tato, Indonesia juga mengandalkan impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari Cina, Singapura, Taipei, Cina, Jepang dan Korea, Republik. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 142 negara lainnya.