Provinsi Jawa Barat pada Februari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 664,67 ribu ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 78 kendaraan bermotor untuk jalan raya dari provinsi ini pada Februari 2026 mengalami peningkatan menjadi 87,76 juta ton.
Peningkatan nilai ekspor ini melanjutkan tren kondisi lima bulan terakhir yang terus mengalami peningkatan. Menurut catatan Bank Indonesia (BI), pada periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor dari provinsi ini tercatat 59,16 juta ton.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Jawa Barat dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 21 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode lain lain .
(Baca: Persentase Rumah Tangga Kumuh Periode 2018-2023)
Data historis 29 bulan terakhir, ekspor dari Jawa Barat dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada November 2024 sebesar 114,13 juta ton dan terendahnya terjadi pada April 2024 dengan volume ekspor 52,73 juta ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Jawa Barat menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Februari 2026:
- SITC kode lain lain 240,61 juta ton
- SITC kode 78 kendaraan bermotor untuk jalan raya 87,76 juta ton
- SITC kode 64 kertas, kertas karton dan olahannya 70,94 juta ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 64,47 juta ton
- SITC kode 65 benang tenun, kain tekstil dan hasil-hasilnya 34,11 juta ton
- SITC kode 62 barang-barang karet 26,11 juta ton
- SITC kode 77 mesin listrik, aparat dan alat-alatnya 19,78 juta ton
- SITC kode 89 hasil industri lainnya 17,07 juta ton
- SITC kode 67 besi dan baja 14,43 juta ton
- SITC kode 84 pakaian 12,86 juta ton