Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Filipina pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 30/03/2026 14:46 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Filipina pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan ekspor dengan Filipina senilai US$ 11,04 miliar data per Desember 2023. Nilai tersebut terlihat turun 14.44% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 12,9 miliar.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Filipina, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 3,89 miliar dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 12,9 miliar.

(Baca: Indonesia Paling Banyak Impor Kakao dari Uganda. pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Filipina, 45 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 88 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Filipina. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Filipina. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Bahan bakar mineral, minyak mineral, dan produk dari penyulingannya
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Bahan bakar mineral, minyak mineral, dan produk dari penyulingannya. Dalam klasifikasi tradmap, Bahan bakar mineral, minyak mineral, dan produk dari penyulingannya masuk kategori produk HS dengan kode 27. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan zat bituminus dan mineral

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 3,39 miliar. Nilai ekspor Bahan bakar mineral, minyak mineral, dan produk dari penyulingannya; zat bituminus; mineral ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 5,02 miliar.

  3. Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya.
  4. (Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Kota Waringin Timur | 2024)

    Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya. Nilai ekspor dari Filipina pada 2023 tercatat US$ 2,88 miliar. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2,85 miliar.

  5. Berbagai macam persiapan makanan yang dapat dimakan.
  6. Untuk produk, Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Berbagai macam persiapan makanan yang dapat dimakan. ke Filipina. Nilai ekspor produk ini pada 2023 US$ 600,15 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 549,5 juta. Selain Filipina, Indonesia juga mengandalkan ekspor Berbagai macam persiapan makanan yang dapat dimakan. ke Amerika Serikat. China, Jerman. Inggris Raya dan Fransa. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.

  7. Bijih, terak, dan abu.
  8. Indonesia juga banyak mengekspor Bijih, terak, dan abu. ke Filipina. Nilai ekspor produk ini senilai US$ 526,02 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 455,51 juta. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Bijih, terak, dan abu. ke -4 negara. Ekspor Bijih, terak, dan abu. ke negara ini merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Bijih, terak, dan abu. adalah China, Jepang. Korea, Republik Korea. Jerman. dan Afghanistan..

  9. Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka
  10. Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan lemak yang dapat dimakan yang sudah disiapkan dan. . Indonesia mengekspor US$ 459,48 juta, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 695,97 juta. Ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Filipina. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka Indonesia adalah Toko kapal dan bunker. Sierra Leone, Singapura, Sint Maarten (bagian Belanda) dan Slovakia..

Data Populer

Loading...