Neraca Dagang RI Kembali Surplus pada Juli 2025, Cetak Rekor 63 Bulan Beruntun

1
Nabilah Muhamad 01/09/2025 18:40 WIB
Image Loader
Memuat...
Surplus/Defisit Neraca Perdagangan Indonesia per Bulan (Januari 2020-Juli 2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indonesia mencetak surplus neraca perdagangan senilai US$4,17 miliar pada Juli 2025.

Surplus ini naik 1,70% dari bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Begitupun secara tahunan, melonjak 521,79% dibanding Juli 2024 (year-on-year/yoy).

"Neraca perdagangan Indonesia ini telah mencatat surplus selama 63 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020," kata Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara daring, Senin (1/9/2025). 

Pada Juli 2025, neraca dagang Indonesia ditopang sektor nonmigas yang surplus US$5,74 miliar. Komoditas penyumbangnya antara lain lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15); bahan bakar mineral (HS 27); serta besi dan baja (HS 72).

Namun, surplus nonmigas ini tereduksi oleh defisit perdagangan migas sebesar US$1,57 miliar. Defisit ini disumbang komoditas hasil minyak dan minyak mentah.

Secara kumulatif, selama Januari—Juli 2025 sektor migas mengalami defisit US$10,41 miliar, sedangkan sektor nonmigas surplus US$34,06 miliar. Dengan begitu, sampai pertengahan tahun ini neraca dagang Indonesia surplus US$23,65 miliar.

Surplus neraca dagang Indonesia pada Januari—Juli 2025 paling banyak berasal dari transaksi dengan Amerika Serikat, yakni sebesar US$10,49 miliar. Disusul India dengan menyumbang surplus US$8,09 miliar dan Filipina US$5,11 miliar.

Sementara, defisit perdagangan terbesar berasal dari transaksi dengan China, nilainya US$12,07 miliar. Lalu Singapura menyumbang defisit US$3,41 juta dan Australia US$3,16 juta.

(Baca: Data Perdagangan Indonesia-Amerika Serikat pada 2020-2025)

Data Pasar

Macro update by
15 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...