Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 3,39 juta ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 28 bijih logam dan sisa-sisa logam, ekspor dari provinsi ini pada Januari 2026 tercatat naik menjadi 1,37 juta ton.
Peningkatan ekspor untuk kode SITC 28 kali ini, berbanding terbalik dengan kondisi lima bulan terakhir yang sedang turun. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Januari 2025 silam tercatat lebih rendah yakni 799 ribu ton.
(Baca: Nilai Ekspor Hasil Olahan Makanan Lainnya Provinsi DKI Jakarta Januari 2026)
Kalimantan Tengah dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 18 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket .
(Baca: Nilai Ekspor Bahan Kimia Lainnya Provinsi Kalimantan Barat Januari 2026)
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Kalimantan Tengah dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Mei 2025 sebesar 12,42 juta ton dan terendahnya terjadi pada Agustus 2025 dengan volume ekspor 763 ribu ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Kalimantan Tengah menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket 2,05 miliar ton
- SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket 2,05 miliar ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 50,27 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 50,27 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 32,5 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 32,5 juta ton
- SITC kode lain lain 12,28 juta ton
- SITC kode lain lain 12,28 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 2,21 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 2,21 juta ton