Ekspor Animal, Vegetable Or Microbial Fats Indonesia ke Sri Lanka Naik Menjadi US$ 85,75 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 08/01/2026 14:42 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Sri Lanka pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan ekspor dengan Sri Lanka sebesar US$ 326,63 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 23,83% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 263,77 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Sri Lanka, ekspor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 262,26 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 386,33 juta.

(Baca: Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Nigeria pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Sri Lanka, 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 69 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Sri Lanka. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Sri Lanka. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products. Dalam klasifikasi tradmap, Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products masuk kategori produk HS dengan kode 15. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan prepared edible fats dan

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 85,75 juta. Nilai ekspor Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products; prepared edible fats; ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 13.184 ribu.

  3. Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation
  4. (Baca: Nilai Ekspor Benang Tenun Kain Tekstil dan Hasil Hasilnya Provinsi Banten Juli 2025)

    Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation. Nilai ekspor dari Sri Lanka pada 2023 tercatat US$ 79,16 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 20.259 ribu.

  5. Paper and paperboard
  6. Ekspor Paper and paperboard ke Sri Lanka, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor senilai US$ 35,88 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Paper and paperboard dengan nilai terbesar adalah United States of America, Germany, France, United Kingdom dan Italy.

  7. Tobacco and manufactured tobacco substitutes
  8. Ekspor Tobacco and manufactured tobacco substitutes ke Sri Lanka, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor US$ 24,2 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Tobacco and manufactured tobacco substitutes dengan nilai terbesar adalah Germany, Japan, United States of America, Italy dan China.

  9. Miscellaneous chemical products
  10. Miscellaneous chemical products dalam kategori produk dengan kode HS 38. Dari negara ini, Indonesia mengekspor US$ 13,41 juta. Ekspor Miscellaneous chemical products yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Sri Lanka. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Miscellaneous chemical products Indonesia adalah United States of America, China, Germany, Netherlands dan France.

Data Populer

Loading...