Indonesia membukukan impor dengan Nikaragua sebesar US$ 16 ribu data per Desember 2021. Nilai tersebut turun drastis 86,21% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 0,12 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Nikaragua, impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 16 ribu dan untuk impor tertinggi di angka US$ 3,8 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Nikaragua, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada lima produk.
- Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan. Dalam klasifikasi tradmap, Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan masuk kategori produk HS dengan kode 61.
Pada 2021, Indonesia tercatat mengimpor senilai US$ 8 ribu. Nilai impor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 48 ribu.
- Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya dalam kategori produk dengan kode HS 87. Indonesia mengimpor senilai US$ 3 ribu.
- Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau dirajut
Untuk produk , Indonesia juga mengimpor sebanyak US$ 2 ribu Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau dirajut dari Nikaragua. Nilai impor produk ini tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya yang juga diangka US$ 2 ribu. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 95 negara. Impor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau dirajut dari Nikaragua tercatat berada di urutan 74. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Bangladesh, Hong Kong, Cina, Vietnam dan Maroko.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Untuk produk , Indonesia banyak mengimpor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari Nikaragua. Nilai impor produk ini tercatat senilai US$ 1 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari 142 negara. Impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari negara ini berada di urutan 142. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Singapura, Taipei, Cina, Jepang dan Korea, Republik.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Di urutan berikutnya Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dengan kode HS 90. Indonesia mengimpor US$ 1 ribu. Selain Nikaragua, Indonesia juga mengandalkan impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dari Cina, Jepang, Amerika Serikat, Singapura dan Jerman. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 104 negara lainnya.