Kemendikbud merilis data mengenai 10 siswa terendah yang berhasil tembus ke SMAN 9 Depok melalui jalur prestasi nilai rapor tahun 2025. Analisis pada kolom nilai ujian terstandar menunjukkan bahwa nilai ini adalah skor minimal yang diperoleh oleh kelompok siswa ini. Nilai terstandar yang rendah pada sebagian siswa terbantu oleh rata-rata nilai rapor yang cukup tinggi selama di sekolah asal, sebaliknya nilai terstandar tinggi pada beberapa siswa justru tertarik kebawah karena nilai rapor yang relatif rendah. Sebaran nilai 10 terendah ini berkisar antara 190 hingga 210 poin, dengan rata-rata sekitar 200 poin, dan nilai terendah di posisi TOP 10 adalah 190 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat menerapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi jenjang SMA. Parameter seleksi tidak lagi hanya bergantung pada nilai rapor sebagai hasil akhir, melainkan menggabungkannya dengan nilai tes terstandar.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar uji tes terstandar bagi seluruh siswa pendaftar jalur prestasi akademik rapor. Pembobotan nilai akhir adalah 50% dari rata-rata nilai rapor ditambah 50% dari hasil tes terstandar.
Perubahan skema ini merupakan tindak lanjut dari ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai rapor yang membuatnya tidak lagi dianggap objektif. Untuk masuk melalui jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 9 Depok melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini berada di urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan, namun tetap mendapatkan hasil terbaik dari kombinasi nilai rapor dan tes terstandar.
Hibrizi Yafi Hakim
Hibrizi adalah siswa berprestasi dari MTsS Al Jamhuriyah yang berhasil lolos ke SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-20. Dalam tes terstandar yang terdiri dari 30 soal (setiap soal bernilai 10, maksimal 300 poin), ia memperoleh nilai 210, yang berarti ia tidak menjawab dengan benar sebanyak 9 soal. Jarak dari rumahnya ke SMAN 9 Depok adalah sekitar 1,37 km.
- Skor nilai raport: 442.479 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 326.24 poin
Az Zahra Alyanisa
Az Zahra berasal dari SMP Negeri 20 Depok dan berhasil masuk SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-21. Dalam tes terstandar, ia mendapatkan nilai 210 poin, yang menunjukkan ia tidak berhasil menjawab dengan tepat sebanyak 9 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,58 km.
- Skor nilai raport: 451.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 330.86 poin
Rohman Hadi
Rohman Hadi adalah siswa dari SMP Negeri 17 Depok yang lolos ke SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-22. Hasil tes terstandarnya adalah 210 poin, artinya ada 9 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci jawaban. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 9 Depok adalah sekitar 1,94 km.
- Skor nilai raport: 440.455 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 325.23 poin
Indriyana Desiyanti
Indriyana dari SMP Negeri 17 Depok berhasil masuk SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-23. Ia memperoleh nilai 210 pada tes terstandar, yang berarti 9 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,28 km.
- Skor nilai raport: 441.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 325.82 poin
Zulaika Budiman
Zulaika Budiman berasal dari SMP Negeri 13 Depok dan lolos ke SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-24. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang menunjukkan ia tidak berhasil menjawab dengan tepat sebanyak 10 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 3,02 km.
- Skor nilai raport: 449.455 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 324.73 poin
Shafia Sandi Syawalia
Shafia dari SMP Negeri 96 Jakarta berhasil masuk SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-25. Ia mendapatkan nilai 200 pada tes terstandar, artinya ada 10 soal yang jawabannya tidak tepat. Jarak rumahnya ke SMAN 9 Depok adalah sekitar 4,55 km.
- Skor nilai raport: 450.4 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 325.2 poin
Hasna Hafiizhah
Hasna Hafiizhah adalah siswa dari SMP Negeri 17 Depok yang lolos ke SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-26. Hasil tes terstandarnya adalah 200 poin, yang berarti ia tidak menjawab dengan benar sebanyak 10 soal. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 2,77 km.
- Skor nilai raport: 449.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 324.86 poin
Lutfiana Tharana Nalaratih
Lutfiana dari MTsS Salafiyah Safi`Iyyah berhasil masuk SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-27. Ia memperoleh nilai 190 pada tes terstandar, yang menunjukkan ia tidak berhasil menjawab dengan tepat sebanyak 11 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,34 km.
- Skor nilai raport: 464.438 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 327.22 poin
Alvy Rajwa Rahmahdani
Alvy dari SMP Negeri 26 Depok lolos ke SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-28. Hasil tes terstandarnya adalah 190 poin, artinya ada 11 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 4,38 km.
- Skor nilai raport: 460.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 325.32 poin
Septiani Ramadhani
Septiani Ramadhani adalah siswa dari MTsS Salafiyah Safi`Iyyah yang berhasil masuk SMAN 9 Depok dengan urutan nilai ke-29. Ia mendapatkan nilai 190 pada tes terstandar, yang berarti ia tidak menjawab dengan benar sebanyak 11 soal. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,15 km.
- Skor nilai raport: 460.117 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 325.06 poin