Apa PNS Netral dalam Pemilu 2024? Ini Pandangan Masyarakat

1
Nabilah Muhamad 23/11/2023 16:43 WIB
Image Loader
Memuat...
Pendapat Responden soal Netralitas PNS/ASN dalam Pemilu 2024 (November 2023)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pemerintah melarang pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) untuk menyukai, berkomentar, berbagi, serta mengikuti konten media sosial terkait pasangan capres-cawapres tertentu.

Selain itu, PNS/ASN juga dilarang berfoto dengan pose yang menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon di Pemilu 2024.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.

Sejalan dengan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar seluruh PNS/ASN menjaga netralitasnya pada Pemilu 2024. 

"Perlu saya sampaikan bahwa pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat semua harus netral," kata Presiden Jokowi, dilansir dari laman Kementerian Sekretariat Negara RI, Rabu (1/11/2023).

Lantas, bagaimana pandangan publik soal netralitas PNS/ASN dalam Pemilu 2024?

Berdasarkan survei Kurious-Katadata Insight Center (KIC), mayoritas atau 51,10% responden menilai PNS/ASN sudah bersikap netral.

Tapi, ada pula 28,50% responden yang berpendapat PNS/ASN tidak netral, dan 20,40% menyatakan tidak tahu.

Survei Kurious-KIC ini melibatkan 1.002 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan proporsi laki-laki 45,9% dan perempuan 54,1%.

Sebanyak 64,1% responden dari Pulau Jawa selain Jakarta, diikuti responden dari DKI Jakarta (16,1%), dan Pulau Sumatra (13,3%).

Sementara proporsi responden dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, dan Maluku-Papua berkisar 0,2-2,3%.

Mayoritas responden berusia 25-34 tahun (41,80%), diikuti kelompok 35-44 tahun (26,80%) dan 45-54 tahun (13,60%).

Koleksi data dilakukan pada 3-6 November 2023 menggunakan metode computer-assisted web interviewing (CAWI), dengan toleransi kesalahan (margin of error) +/- 3,10% dan tingkat kepercayaan 95%.

(Baca juga: 10 Provinsi Rawan Pelanggaran Netralitas ASN pada Pemilu 2024)

Editor : Adi Ahdiat

Data Pasar

Macro update by
12 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.876 -0.06
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...