- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Papua Tengah. Dari catatan tahunan, data terverifikasi pertama tersedia pada tahun 2023 dengan jumlah 56 unit sekolah. Pada tahun 2024 jumlah ini meningkat menjadi 60 unit, atau terjadi penambahan sebanyak 4 unit sekolah. Hingga tahun 2025 data jumlah sekolah SMA untuk provinsi ini belum tercatat secara resmi. Secara nasional, jumlah sekolah SMA di Papua Tengah menempati urutan ke 37 secara berturut-turut pada tahun 2023 dan 2024.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Lampung | 2025)
Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total 60 unit sekolah SMA di provinsi ini, sebanyak 31 unit merupakan SMA Negeri dan 29 unit merupakan SMA Swasta. Dibandingkan tahun sebelumnya, SMA Negeri mengalami kenaikan sebesar 10,7 persen sedangkan SMA Swasta hanya tumbuh 3,6 persen. Proporsi SMA Negeri mendominasi sebesar 51,7% dari total seluruh sekolah SMA yang beroperasi di wilayah Papua Tengah pada tahun tersebut.
BPS juga mencatat pada tahun 2023, jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Papua Tengah tercatat sebanyak 84.470 jiwa. Jumlah ini menempatkan provinsi ini pada urutan ke 29 secara nasional untuk indikator jumlah penduduk usia SMA. Sampai dengan saat ini belum ada pembaruan data resmi untuk indikator ini pada tahun setelah 2023, sehingga perbandingan pertumbuhan jumlah penduduk usia sekolah belum dapat dihitung secara akurat.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Maluku Utara | 2025)
Untuk tenaga pendidik, pada tahun 2024 tercatat total 1.089 guru SMA bertugas di Papua Tengah, meningkat 4 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya berjumlah 1.047 orang. Khusus untuk guru dan kepala sekolah di lingkungan SMA Negeri tercatat sebanyak 723 orang dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,7 persen. Sementara itu tenaga pendidik di SMA Swasta hanya berjumlah 366 orang dengan pertumbuhan yang sangat kecil yaitu 0,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Catatan BPS juga menunjukkan jumlah siswa SMA di Papua Tengah pada tahun 2024 mencapai 17.624 orang, meningkat 8,7 persen dibandingkan tahun 2023. Pertumbuhan jumlah siswa di SMA Negeri jauh lebih tinggi mencapai 12,7 persen, sedangkan SMA Swasta hanya mencatat pertumbuhan jumlah siswa sebesar 0,5 persen. Seluruh data pendidikan ini dirilis sebagai data resmi tingkat provinsi dengan frekuensi pembaruan tahunan.