- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2024 tetap sebesar 229 unit, sama dengan tahun 2023. Sejak tahun 2018, jumlah sekolah ini mengalami perkembangan stabil: mulai dari 224 unit pada 2018-2019, naik menjadi 226 unit pada 2020, kemudian mencapai 229 unit pada 2021-2022 sebelum tetap di angka tersebut pada 2023-2024. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Sulawesi Utara pada 2024 berada di posisi ke-22, tidak berubah dari tahun sebelumnya.
(Baca: Indeks Kemahalan Konstruksi di Kalimantan Timur 2010 - 2025)
Berdasarkan data pendukung BPS, pada 2024, sekolah SMA di Sulawesi Utara terdiri dari 121 unit SMA Negeri dan 108 unit SMA Swasta. Tidak ada perubahan jumlah sekolah negeri maupun swasta dibandingkan tahun 2023. Secara persentase, SMA Negeri mendominasi dengan 52,8% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Swasta menyumbang 47,2% dari totalnya.
Jumlah sekolah SMA di Sulawesi Utara masih perlu menyesuaikan dengan jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun. Data BPS menunjukkan pada tahun 2023, jumlah penduduk usia ini mencapai 122.340 orang, naik sedikit dari 121.700 orang pada 2018. Secara nasional, urutan jumlah penduduk usia sekolah ini pada 2023 berada di posisi ke-24, meningkat satu posisi dari tahun-tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-25. Data untuk tahun 2024 masih belum tersedia.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMP Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
BPS juga mencatat perkembangan tenaga pendidik SMA di Sulawesi Utara pada 2024. Jumlah total guru SMA menurun sebesar 4,3% menjadi 4.583 orang dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 4.789 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri menurun 2,4% menjadi 3.665 orang, sedangkan di SMA Swasta penurunannya lebih signifikan sebesar 11,3% menjadi 918 orang. Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA naik 2,5% menjadi 65 pada 2024, sementara jumlah siswa SMA menurun 1,4% menjadi 62.663 orang.