PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) VIetnam 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 08/01/2026 16:27 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) VIetnam 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Vietnam pada 2024 sebesar 6956.92 Unit. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 1.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mengindikasikan pemulihan ekonomi setelah kontraksi pada tahun 2022 dan 2023.

Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Vietnam menunjukkan fluktuasi. Sempat terkontraksi pada 2022 dan 2023, namun kembali pulih di tahun 2024. Rata-rata PDB PPP selama tiga tahun terakhir adalah sekitar 6912.99 Unit. Dibandingkan dengan rata-rata ini, angka tahun 2024 lebih tinggi, menandakan perbaikan.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Malta 2015 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Vietnam terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2020-2024), rata-rata PDB PPP Vietnam adalah sekitar 6996.71 Unit. Angka tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi masih perlu ditingkatkan untuk mencapai tingkat sebelum pandemi.

Kenaikan tertinggi dalam periode data yang tersedia terjadi pada tahun 2017 dengan pertumbuhan 2.53%. Sedangkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2022 dengan kontraksi turun 2.51%. Anomali ini menunjukkan dampak pandemi Covid-19 yang signifikan terhadap ekonomi Vietnam. Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan 10 tahun terakhir, yang secara umum menunjukkan pertumbuhan positif sebelum pandemi.

Secara regional ASEAN, Vietnam tetap menduduki peringkat pertama dalam PDB PPP. Hal ini menunjukkan bahwa Vietnam masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di kawasan ini. Negara lain di ASEAN seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina memiliki angka PDB PPP yang berbeda, mencerminkan struktur ekonomi yang berbeda pula.

(Baca: 10 Uang Kripto Kapitalisasi Terbesar (Data 08 Januari 2026 09:58 WIB))

Proyeksi IMF menunjukkan bahwa PDB PPP Vietnam akan terus meningkat hingga tahun 2025, tetapi kemudian mengalami stagnasi hingga 2030. Pertumbuhan yang diproyeksikan pada tahun 2025 sebesar 0.92% menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2024. Stagnasi ini mengindikasikan tantangan yang mungkin dihadapi Vietnam dalam mempertahankan momentum pertumbuhan ekonominya.

Dalam perbandingan dengan negara-negara ASEAN lainnya, Indonesia memiliki angka PDB yang lebih rendah dari Vietnam. Sementara itu, PDB PPP Malaysia lebih tinggi dibandingkan dengan Vietnam. Pertumbuhan PDB PPP Laos mencapai 14,35%, jauh lebih tinggi dibandingkan Vietnam. Posisi Vietnam di kawasan ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki PDB yang relatif tinggi, Vietnam perlu terus berupaya untuk meningkatkan daya saing ekonominya.

Data Populer

Loading...