- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) melaporkan bahwa nilai PDB Paritas Daya Beli (PPP) Honduras pada tahun 2024 mencapai 11.36 unit, mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 2.57% dibandingkan tahun 2023 yang nilainya 11.08 unit. Selama tiga tahun terakhir (2022-2024), nilai PDB PPP Honduras terus mengalami kenaikan berturut-turut dengan laju pertumbuhan 2.04% (2022), 2.49% (2023), dan 2.57% (2024), menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil tanpa adanya penurunan. Tahun 2020 merupakan satu-satunya periode dalam lima tahun terakhir yang mengalami kontraksi, yaitu penurunan nilai PDB PPP turun 0.62% akibat dampak pandemi COVID-19 yang mempengaruhi aktivitas ekonomi nasional.
IMF mencatat bahwa rata-rata pertumbuhan PDB PPP Honduras selama lima tahun terakhir (2020-2024) adalah 1%, sedangkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah 2.37%, yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dalam tiga tahun terakhir jauh lebih baik dibandingkan periode lima tahun yang mencakup tahun kontraksi 2020. Kenaikan tertinggi dalam 10 tahun terakhir terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 5.95%, sedangkan terendah adalah tahun 2020 dengan kontraksi turun 0.62%. Anomali terjadi pada tahun 2020 karena nilai PDB PPP turun setelah lima tahun berturut-turut mengalami kenaikan (2015-2019), yang berbeda dengan tren kenaikan konsisten pada periode 10 tahun terakhir kecuali tahun tersebut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Honduras terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Berdasarkan data IMF, peringkat PDB PPP Honduras di kawasan Amerika Tengah pada tahun 2024 tetap di posisi ke-3, sama seperti tahun 2023. Peringkat ini turun dari posisi ke-2 pada tahun 2021 dan 2022, hal ini disebabkan oleh peningkatan nilai PDB PPP Nikaragua yang lebih signifikan dibandingkan Honduras pada periode tersebut, sehingga Nikaragua tetap memegang posisi ke-2 dan Honduras kembali ke posisi ke-3.
IMF memproyeksikan bahwa nilai PDB PPP Honduras akan terus meningkat hingga tahun 2030, dengan nilai proyeksi 2025 sebesar 11.612 unit (pertumbuhan 2.22%) dan mencapai 12.843 unit pada 2030 dengan laju pertumbuhan tahunan rata-rata sekitar 2.09%. Proyeksi ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Honduras akan terus mengalami perbaikan dibandingkan data terakhir tahun 2024, meskipun laju pertumbuhan proyeksi sedikit menurun dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 (2.57% vs 2.22% pada 2025).
Dibandingkan dengan negara lain di kawasan Amerika Tengah menurut data IMF, Honduras berada di posisi ke-3, sedangkan negara dengan nilai PDB PPP terendah dan peringkat terendah adalah El Salvador dengan peringkat ke-7. Nilai PDB PPP Honduras tahun 2024 (11.36 unit) jauh lebih tinggi dibandingkan El Salvador, namun masih lebih rendah dibandingkan Nikaragua yang berada di posisi ke-2 dengan nilai 11.975 unit. Peringkat Honduras tahun 2024 sama dengan tahun 2023, namun lebih rendah dibandingkan tahun 2021 dan 2022 ketika berada di posisi ke-2.