Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Depok Naik 1,01%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi peralatan rumah tangga di Kota Depok pada Mei mencapai 1,01%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,02%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,37% inflasi daerah ini.
(Baca: Jawa Barat Catatkan Jumlah Korban Luka-Luka akibat Bencana Alam Tertinggi)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Depok berada di level 105,23 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 104,18.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 2,43% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Depok telah mengalami pertumbuhan 0,97% (year to date/ytd).
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan 5.5.
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Mei di Kota Depok :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,37%
- Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun 1,66%
- Kelompok peralatan rumah tangga 1,01%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,3%
Dibandingkan dengan 110 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,46% dengan IHK sebesar 105,02 dan terendah terjadi di Kabupaten Sukamara sebesar 4,5% dengan IHK sebesar 112,07. Sementara untuk Kota Depok ini menempati urutan 29.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi pada Mei 2026:
- Kabupaten Badung 11,07%
- Kota Pematang Siantar 5,68%
- Kabupaten Rembang 4,6%
- Kabupaten Sukamara 4,5%
- Kabupaten Muara Enim 3,76%
- Kota Kupang 3,62%
- Kota Banjarmasin 3,5%
- Kabupaten Kayong Utara 3,04%
- Kota Pontianak 2,93%
- Kota Tual 2,84%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.69 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |