Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Luwu pada tahun 2024 mencapai 117726 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 8,9 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 129220 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun setiap tahunnya.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Industri Makanan dan Minuman Periode 2013-2024)
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2023 dengan nilai 129220 rupiah per kapita per bulan. Sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2019 dengan angka 109271 rupiah. Setelah tahun 2019, pengeluaran naik sedikit selama empat tahun berturut-turut sebelum akhirnya terjadi penurunan pada tahun 2024.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu menempati urutan ke 20 dari total 24 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Urutan ini berada di bawah Kabupaten Barru dan di atas Kabupaten Tana Toraja. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat ke 446 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk kategori pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita per bulan, Kabupaten Luwu mencatat nilai 1024275 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini menempatkan Kabupaten Luwu pada urutan ke 21 seprovinsi Sulawesi Selatan. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 11,5 persen dari total pengeluaran per kapita masyarakat wilayah ini setiap bulannya.
Dari seluruh kabupaten kota di Sulawesi Selatan, Kota Makassar mencatat pengeluaran makanan dan minuman jadi tertinggi pada tahun 2024 dengan nilai 256128 rupiah per kapita, diikuti Kota Palopo sebesar 248024 rupiah, Kabupaten Bantaeng 241707 rupiah, Kabupaten Pinrang 231885 rupiah dan Kabupaten Sidenreng Rappang 231035 rupiah. Lima wilayah teratas ini seluruhnya mencatat pertumbuhan positif pada tahun 2024.
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka Periode 2016-2023)
Data Pengeluaran Makanan Umum
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran makanan umum per kapita per bulan Kabupaten Luwu mencapai 560761 rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menempatkan wilayah ini pada urutan ke 19 dari 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan untuk kategori pengeluaran makanan umum. Urutan ini berada di atas Kabupaten Tana Toraja dan di bawah Kabupaten Soppeng. Pertumbuhan pengeluaran makanan umum di Kabupaten Luwu masih berada di bawah rata-rata pertumbuhan provinsi pada tahun yang sama.
Data Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, masyarakat Kabupaten Luwu mengeluarkan rata-rata 463514 rupiah per kapita setiap bulannya pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 21 seprovinsi Sulawesi Selatan. Angka pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pengeluaran makanan pada periode yang sama.
Data Pengeluaran Total Masyarakat
Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Luwu untuk seluruh kategori barang dan jasa mencapai 1024275 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun 2023. Wilayah ini menempati urutan ke 21 dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, hanya berada di atas Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Bone dan Kabupaten Jeneponto.