Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Asahan pada tahun 2024 mencapai 55046 rupiah, naik sebesar 7,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini merupakan pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, dimulai dari tahun 2018 yang hanya sebesar 28061 rupiah. Selisih pengeluaran perawatan kulit dengan tahun sebelumnya adalah 3665,8 rupiah, dengan nilai pengeluaran tahun sebelumnya sebesar 51380,37 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 26,2 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut, yang sebesar 210033 rupiah.
(Baca: Peringkat dan Jumlah Kunjungan Situs Olahraga Periode Agustus 2025)
Dibandingkan dengan pengeluaran lainnya, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Asahan tahun 2024 lebih tinggi daripada rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan sebesar 26161 rupiah, tetapi lebih rendah daripada pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 53404 rupiah. Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023), pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 naik sebesar 19,4 persen dari rata-rata sebesar 46114,79 rupiah. Sementara itu, dibandingkan lima tahun terakhir (2019-2023), pengeluaran tahun 2024 naik sebesar 27,8 persen dari rata-rata sebesar 43070,07 rupiah.
Dalam perbandingan di tingkat provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Asahan menempati peringkat ke-8 untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Wilayah yang menempati peringkat lebih tinggi di atasnya antara lain Kabupaten Toba Samosir (peringkat 1 dengan pengeluaran 90690 rupiah), Kota Medan (peringkat 2 dengan 81969 rupiah), Kota Binjai (peringkat3 dengan78699 rupiah), Kota Tebing Tinggi (peringkat4 dengan68541 rupiah), dan Kota Pematang Siantar (peringkat5 dengan65956 rupiah). Kabupaten Toba Samosir mengalami pertumbuhan tertinggi di provinsi sebesar93,4 persen, sedangkan Kota Medan mengalami penurunan sebesar32,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara nasional, Kabupaten Asahan menempati peringkat ke-241 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dan peringkat ke-56 di pulau Sumatera. Pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini masih jauh lebih rendah daripada beberapa kabupaten/kota lain di provinsi, seperti Kabupaten Karo yang menempati peringkat ke-7 dengan pengeluaran 58250 rupiah, tetapi lebih tinggi daripada Kabupaten Samosir yang berada di peringkat ke-9 dengan 54637 rupiah.
Kota Medan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Medan tahun 2024 mencapai 1078461 rupiah, naik sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-1 di provinsi Sumatera Utara untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Medan tahun 2024 adalah 872365 rupiah, naik sebesar 8,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Medan tahun 2024 sebesar 1950826 rupiah, menurun sebesar 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi masih menjadi yang tertinggi di provinsi. Pengeluaran perawatan kulit di Kota Medan tahun 2024 sebesar 81969 rupiah, menurun sebesar32,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan penurunan terbesar di antara kabupaten/kota seprovinsi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kota Batam | 2024)
Kabupaten Toba Samosir
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Toba Samosir tahun 2024 mencapai 677585 rupiah, naik sebesar28,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-5 di provinsi Sumatera Utara. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di wilayah ini tahun2024 adalah851839 rupiah, naik sebesar8,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-4 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Toba Samosir tahun2024 sebesar1529424 rupiah, menurun sebesar4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini tahun2024 sebesar90690 rupiah, naik sebesar93,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan tertinggi di provinsi dan membuatnya menempati peringkat ke-1 untuk pengeluaran perawatan kulit di Sumatera Utara.
Kota Binjai
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Binjai tahun2024 mencapai737849 rupiah, naik sebesar27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi Sumatera Utara. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di wilayah ini tahun2024 adalah836245 rupiah, naik sebesar30,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-6 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Binjai tahun2024 sebesar1574094 rupiah, naik sebesar12,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di Kota Binjai tahun2024 sebesar78699 rupiah, naik sebesar43,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi untuk kategori ini.
Kabupaten Karo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Karo tahun2024 mencapai527956 rupiah, naik sebesar14,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-13 di provinsi Sumatera Utara. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di wilayah ini tahun2024 adalah1035928 rupiah, naik sebesar19,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-1 di provinsi. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Karo tahun2024 sebesar1563884 rupiah, menurun sebesar5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini tahun2024 sebesar58250 rupiah, menurun sebesar17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-7 di provinsi untuk kategori ini.