Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Pati tahun 2025 mencapai 70246 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 1 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 hingga 2025, angka pengeluaran ini tercatat mengalami pergerakan naik turun dengan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 76838 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Malawi 2024)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini setara dengan 25 persen dari rata-rata pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Kabupaten Pati, dan juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran untuk kecantikan secara umum. Jika dibandingkan pengeluaran makanan jadi, anggaran perawatan kulit mencapai 30 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita setiap bulannya.
Sepanjang delapan tahun pengamatan, tercatat kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan peningkatan sebesar 28,6 persen dari tahun sebelumnya. Sementara penurunan terbesar terjadi pada tahun 2019 sebesar 10,5 persen. Setelah mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2023, selama dua tahun terakhir berturut-turut terjadi penurunan nilai pengeluaran untuk kategori ini.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati menempati urutan ke 6 dari total 35 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2025. Lima wilayah yang berada di atas Kabupaten Pati berturut-turut adalah Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Surakarta dan Kota Tegal. Secara nasional, Kabupaten Pati berada di peringkat 150 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Kondisi Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran non makanan per kapita Kabupaten Pati tahun 2025 mencapai 716901 Rupiah per bulan dengan pertumbuhan 3,8 persen dari tahun sebelumnya. Nilai ini menempatkan Kabupaten Pati di urutan ke 13 dari seluruh wilayah di Jawa Tengah. Angka pertumbuhan ini berada di atas rata-rata pertumbuhan kabupaten lain di provinsi yang sama, dan menunjukkan bahwa meskipun pengeluaran perawatan kulit turun, secara keseluruhan pengeluaran non makanan masyarakat masih mengalami kenaikan.
(Baca: Harga Karet Tsr20 - Rubber Tsr20 Futures Pagi Hari Diperdagangkan US$255,9 /100 Kg (Jumat, 23 Oktober 2026))
Pengeluaran Total Masyarakat
Total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Pati tahun 2025 tercatat sebesar 1455548 Rupiah per bulan. Nilai ini menempati urutan ke 14 se-Provinsi Jawa Tengah, dengan pertumbuhan sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pertumbuhan ini berada di tingkat menengah dibandingkan wilayah lain di provinsi yang sama, dengan selisih yang tidak jauh dibandingkan kabupaten tetangga di sekitar wilayah Pati.
Pengeluaran Kategori Makanan
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Pati mencatat angka 738647 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Nilai ini menempati urutan ke 11 dari seluruh wilayah di Jawa Tengah, dengan pertumbuhan sangat sedikit sebesar 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data ini dapat dilihat bahwa hampir separuh anggaran rumah tangga masyarakat Kabupaten Pati masih dialokasikan untuk kebutuhan makanan setiap bulannya.
Berdasarkan seluruh data yang dicatat, penurunan pengeluaran perawatan kulit selama dua tahun terakhir tidak diikuti oleh penurunan pengeluaran total masyarakat. Hal ini menunjukkan terjadi pergeseran alokasi anggaran rumah tangga pada kategori lain, bukan penurunan kemampuan belanja masyarakat secara keseluruhan di Kabupaten Pati.