- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data terbaru PDB Paritas Daya Beli Malawi tahun 2024 tercatat pada angka 504,8 unit. Angka ini merupakan catatan tertinggi sepanjang periode 10 tahun pengamatan, setelah pada tahun 2023 tercatat sebesar 400,79 unit. Sepanjang tiga tahun terakhir yaitu 2022, 2023 dan 2024, terjadi pertumbuhan berturut-turut tanpa kontraksi sama sekali, dengan laju pertumbuhan yang semakin membesar setiap tahunnya.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Aceh | 2024)
Dari data historis 10 tahun, periode terendah pertumbuhan terjadi pada rentang tahun 2019 sampai 2021. Pada periode tersebut terjadi kontraksi yaitu penurunan nilai PDB PPP secara berturut-turut selama 3 tahun, dengan penurunan terdalam turun 1,18% pada tahun 2021. Sebelum periode kontraksi ini, nilai PDB PPP Malawi sempat tumbuh konsisten setiap tahun sejak tahun 2015 hingga mencapai puncak sementara pada tahun 2019.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Malawi terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Periode tiga tahun terakhir mencatatkan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 19,87%, angka ini jauh lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang hanya tercatat 11,66% per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi Malawi mulai berjalan jauh lebih cepat setelah melewati periode stagnan dan kontraksi pada awal dekade 2020.
Kenaikan tertinggi sepanjang 10 tahun pengamatan terjadi pada tahun 2024 dengan laju pertumbuhan 25,95%, mengungguli pertumbuhan tahun 2023 yang juga sudah mencapai 24,28%. Tidak ada anomali angka pada seluruh periode data, seluruh pergerakan nilai mengikuti pola perlambatan sebelum pandemi, kontraksi saat pandemi, lalu pemulihan akselerasi setelah tahun 2022.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pidie Jaya | 2007 - 2025)
Peringkat PDB PPP Malawi di wilayah Afrika tetap bertahan di posisi 7 pada tahun 2024, sama dengan posisi peringkat tahun 2023 sebelumnya. Peringkat ini sudah membaik 1 tingkat dibandingkan posisi peringkat 8 yang dipegang Malawi secara konsisten selama 5 tahun berturut-turut mulai tahun 2018 sampai dengan tahun 2022.
Berdasarkan proyeksi IMF, nilai PDB PPP Malawi akan terus mengalami kenaikan sampai tahun 2030, namun laju pertumbuhan akan mengalami perlambatan secara bertahap. Setelah pertumbuhan hampir 26% pada tahun 2024, proyeksi pertumbuhan akan turun menjadi 19,64% pada 2025, lalu terus melambat sampai berada di kisaran 2,8% per tahun pada periode 2028 sampai 2030.
Dibandingkan negara lain di wilayah Afrika, pertumbuhan PDB PPP Malawi tahun 2024 termasuk salah satu yang tertinggi di kawasan, hanya di bawah Zimbabwe dan Sudan. Posisi peringkat 7 membuat Malawi berada di atas negara sejenis seperti Mali, Senegal, Pantai Gading dan Niger, namun masih berada di bawah negara dengan ekonomi lebih besar seperti Nigeria, Ethiopia, Afrika Selatan dan Mesir.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |